LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BPIP Minta Panglima TNI Tak Jadi Alat Partai Politik

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Antonius Benny Susetyo mengingatkan calon Panglima TNI yang telah disetujui DPR RI, Jenderal Andika Perkasa, agar tidak menjadi alat politik partai.

2021-11-07 11:45:14
Kasad Andika Perkasa
Advertisement

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Antonius Benny Susetyo mengingatkan calon Panglima TNI yang telah disetujui DPR RI, Jenderal Andika Perkasa, agar tidak menjadi alat politik partai.

"Kepada Panglima TNI yang baru jangan sampai menjadi alat politik kekuasaan bahkan alat partai politik yang berpotensi mencederai institusi TNI yang mandiri dan independen," katanya dalam keterangan tulis, Minggu (7/11).

Menurut Benny, TNI mesti memihak rakyat bukan golongan apalagi partai tertentu. "Dalam hal TNI berpihak kepentingan bukan alat politik partai, golongan, kepentingan tetapi TNI menjaga Keutuhan Republik," kata Benny.

Advertisement

Andika, lanjut Benny, juga harus mampu menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang mengganggu stabilitas negara. Pekerjaan rumah untuk TNI Polri saat ini, menurutnya, banyak yang belum selesai, baik dalam hal penguasaan teritorial, aksi terorisme, dan isu Papua.

"Maka harus ada komunikasi dua arah, saling memahami satu sama lain, Panglima harus memiliki kesadaran komunikasi yang baik," ujarnya.

Benny juga mendorong Panglima TNI harus mampu menjembatani pertarungan ekonomi baik antara Amerika dan Cina atau Rusia. Selain itu, dia harus mampu memiliki lobi yang kuat kepada negara-negara superpower yang memiliki alat atau teknologi canggih.

Advertisement

"Saat ini juga dibutuhkan transfer teknologi, bagaimana Panglima punya lobi kepada negara-negara superpower, karena sekarang kan politik bebas aktif bagaimana kita memiliki kebebasan untuk kepentingan," tegasnya.

Komisi I DPR RI telah menyetujui Jenderal Andika Perkasa untuk menjadi Panglima TNI seusai menjalani fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di Gedung DPR RI, Jakarta pada Sabtu (6/11).

Andika Perkasa pun mengaku siap untuk menjalani tahap selanjutnya hingga resmi dilantik sebagai Panglima TNI. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Mengucapkan terima kasih kepada Komisi I DPR RI siang ini sudah menyetujui," ujar Andika seusai uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test Panglima TNI di Gedung Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/11).

Reporter: Yopi Makdori/Liputan6.com.

Baca juga:
Jokowi Tak Pilih Kasal Laksamana Yudo Jadi Panglima TNI, Ini Dugaan Anggota DPR
Tjahjo Kumolo Sebut Andika Perkasa Cukup Dekat dan Memahami Presiden Jokowi
Komisi I DPR akan Sambangi Rumah Calon Panglima TNI Jenderal Andika Besok
Komnas HAM Harap Jenderal Andika Dukung Penyelidikan Kasus HAM Berat
Jenderal Andika Ditanya DPR soal Konflik Papua: Win Heart and Mind

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.