BPBD Jateng kirim 10 kendaraan serbaguna dan logistik ke Palu
Dia menambahkan selama sampai 10 Oktober nanti diberi akses untuk operasionalkan mobil. Bantuan diberikan merupakan hasil rapat lintas organisasi perangkat daerah(OPD) yang melibatkan Pelni, Danlanal, TNI, Polri, dan komunitas lain.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mengirim bantuan 10 kendaraan serba guna untuk membantu pemulihan kondisi Kota Palu, pasca bencana tsunami. Pengiriman bantuan dikirim bersama relawan yang nanti bertugas angkut logistik.
"Jadi jenis kendaraan serba guna seperti mobil DU, mobil tangki, truk serba guna, peralatan water treatment untuk pengelolaan air, dan juga pendirian rumah darurat untuk 100 rumah dikirim bersama relawan," kata Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana saat diwawancarai di kantornya, Selasa (2/10).
Dia mengungkapkan, pemberangkatan kendaraan serbaguna dilakukan dari Semarang ke Surabaya melalui jalur darat tanggal 6 Oktober 2018. Sesampainya Surabaya relawan bersama logistik menyeberang menggunakan kapal laut Egon pada tanggal 7 Oktober.
"Dari Semarang relawan bawa kendaraan serbaguna. Disitulah fungsi relawan kita perbantukan pengiriman logistik dari jalur darat hingga naik kapal Egon sampai di Makassar. Pakai jalur laut, sebab kue penerbangan khususnya masih lumpuh," ujarnya.
Sesampainya di sana diharapkan relawan yang ikut juga masih tugas membawa bantuan logistik yang nantinya diperbantukan selama tujuh hari.
"Pakaian perempuan, selimut, makanan bayi, minuman dan obat-obatan nanti bisa dibawa dan disumbangkan sebagai logistik kepada warga sana. Termasuk fasilitas MCK," ungkapnya.
Dia menambahkan selama sampai 10 Oktober nanti diberi akses untuk operasionalkan mobil. Bantuan diberikan merupakan hasil rapat lintas organisasi perangkat daerah(OPD) yang melibatkan Pelni, Danlanal, TNI, Polri, dan komunitas lain.
"Sehingga langkah-langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengirim seratus diwakilkan beberapa instansi termasuk BPBD," tutur Sarwa.
Sarwa menjelaskan untuk keberangkatan personel sendiri nantinya akan ditempatkan selama tujuh hari untuk meringankan beban masyarakat Palu yang terdampak bencana.
"Kita di sana buka dapur umum di sana, juga kirim truk tangki untuk relawan bawa logistik seperti air bersih. Personel terdiri dari unsur BPBD Kabupaten Kota, Dinsos, PMI, dan lainnya," ungkapnya.
Baca juga:
Pantau pemulihan pascabencana, Jokowi kembali terbang ke Palu
Potret kondisi Palu dimata korban gempa: Sekarang siapa kuat dia menang
Pagi ini, gempa 4,7 SR guncang wilayah Tenggara Kota Palu
Empat hari operasi SAR, Basarnas evakuasi 415 korban gempa Sulteng
Mabes Polri kirim dua kapal pengolah air laut ke Sulteng