LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BPBD DKI sebut kapasitas lift Blok M cuma 24, tapi diisi 35 orang

BPBD DKI sebut kapasitas lift Blok M cuma 24, tapi diisi 35 orang. "Kejadiannya bubar (salat) Jumat, masyarakat membludak mau turun. Dari lantai 7 itu sudah penuh tapi masih krek krek gitu turun Begitu lantai 3 ke bawah itu melorot. Sehingga lift melorot bukan jatuh," kata Husein.

2017-03-17 18:01:25
Lift jatuh
Advertisement

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Husein Murad mengatakan lift nomor 5 Blok M Square bukan jatuh dari lantai 7 ke lantai basement. Kata Husein lift tersebut hanya merosot dari lantai 3 ke Basment.

"Kejadiannya bubar (salat) Jumat, masyarakat membludak mau turun. Dari lantai 7 itu sudah penuh tapi masih krek krek gitu turun Begitu lantai 3 ke bawah itu melorot. Sehingga lift melorot bukan jatuh," kata Husein di Mall Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3).

Husein menjelaskan lift tersebut merosot lantaran kelebihan beban angkutan. Seharusnya kata dia lift tersebut berkapasitas 24 orang. Tetapi saat kejadian diperkirakan ada 35 pengunjung dalam satu lift.

"Korban 25 orang di rumah sakit dan 10 orang di puskesmas sini (Kebayoran Baru) karena kan bisa saja ada yang cuma lecet terus dia langsung pulang gitu," ujar Husein.

Dari keterangan saksi kata Husein saat lift tersebut turun dari lantai 3, pintu lift tidak tertutup rapat. Alasan peringatan kelebihan muatan pun telah berbunyi. Hanya saja para penumpang memaksakan diri untuk turun dengan kondisi pintu lift tidak tertutup rapat.

"Warga pengen buru-buru semua pengen bareng, makanya memaksa lift walaupun sudah bunyi, lift melorot tanpa rem. Saksinya bilang gitu dia melihat mesin itu menutup tapi enggak rapat," ujarnya.

Sementara itu terkait perawatan lift, kata dia pihak manajemen mall selalu melakukan pengecekan. Pengecekan pun terakhir kali dilakukan pada bulan Mei 2016. Hal ini wajar lantaran pengecekan dilakukan memang setiap setahun sekali.

"Ada (perawatan), rutin jadi sudah diperiksa bulan mei tahun lalu. Sudah diperiksa tahun lalu, memang seharusnya 1 tahun sekali, "ungkapnya.

Sementara itu terkait biaya pengobatan korban, pihak manajemen akan bertanggung jawab penuh atas biaya perawatan korban.

"Mereka akan melengkapi perawatan dan asuransi, full dibiayai manajemen, nanti mereka yang akan komunikasi setelah pemeriksaan," pungkasnya.

Baca juga:
Tak ada korban jiwa insiden lift Blok M Square jatuh
Polisi olah TKP lift jatuh di Blok M Square
Lift di Blok M Square dijejali 25 orang saat putus & jatuh
Sebelum lift jatuh, alarm sudah bunyi tapi pengunjung tetap masuk
Masih penanganan medis, korban lift jatuh belum ditanyai polisi

Advertisement
(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.