Bongkar kuburan massal eks PKI, baru tiga jenazah yang ditemukan
Tiga kuburan yang berhasil ditemukan hanya tinggal tulang belulang.
Akhirnya Desa Pakraman Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali memenuhi janjinya untuk melakukan pembongkaran kuburan masal eks anggota PKI pada zaman pemberontakan G30S PKI. Pembongkaran kuburan masal ini dilakukan sejak pagi sekitar pukul 09.00 WITA dan masih berlangsung hingga siang hari.
Pembongkaran diawali dengan prosesi upacara khusus secara Hindu. Prosesi tersebut diikuti oleh ratusan warga krama (warga) adat setempat serta beberapa pihak keluarga jenazah dan disaksikan Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa serta sejumlah saksi peristiwa.
"Dimungkinkan ini baru berakhir hingga petang, jika memungkinkan bisa dilanjutkan besok," aku Bendesa adat Pakraman Batu Agung, Ida Bagus Mantra di Jembrana Bali, Kamis (29/10).
Hingga siang ini baru teridentifikasi sebanyak sembilan kuburan eks anggota PKI yang bakal dibongkar dan telah diberi tanda oleh panitia. Kuburan tersebut terletak di pinggir Jalan Mesean dekat SDN 3 Batuagung.
Namun dalam pelaksanaan pembongkaran ternyata letak kuburan-kuburan tersebut bergeser sekitar satu setengah meter ke barat dari tanda semula. Atau posisinya di tengah-tengah jalan desa yang beraspal hotmix. Akibatnya panitia harus membongkar jalan desa tersebut hingga jalan desa yang menghubungkan Desa Batuagung menuju Pancaseming tersebut putus total.
"Ternyata memang bergeser sekitar satu setengah meter dari tanda semula sehingga terpaksa kita bongkar jalan,” terang Ida Bagus Mantra.
Sementara baru tiga kuburan yang berhasil ditemukan dan hanya tinggal tulang belulang. Itu pun sudah tidak utuh, hanya ditemukan tulang lengan dan pecahan tulang tengkorak. Tulang belulang yang ditemukan tersebut diambil oleh pihak keluarga masing-masing untuk dikumpulkan di dalam dulang beralaskan kain putih.
Dari sembilan kuburan yang akan dibongkar, tujuh orang merupakan warga lokal, satu orang warga asal Pandak, Tabanan dan satu orang lagi asal Kelurahan Lelateng, Kecanatan Negara, Jembrana.
"Di lokasi ini dulunya ada 11 jenazah exs anggota PKI, tapi yang dua jenazah sudah dibongkar tahun 1984 lalu dan diaben oleh pihak keluarga. Dua orang itu merupakan warga mesean Jembrana,” pungkas Ida Bagus Mantra.
Pembongkaran kuburan eks anggota PKI tersebut juga mendapat pengawalan dari anggota Polres Jembrana dan aparat TNI serta Pecalang setempat.