Bomber di Mapolres Solo tewas, bagian paha hingga punggung hancur
Bom yang meledak memiliki berdaya rendah sehingga kondisi Mapolresta Surakarta tidak mengalami kerusakan.
Kepala Polres Kota Surakarta Kombes Polisi Ahmad Luthfi menyatakan bom bunuh diri di Mapolres Kota Surakarta, Selasa pagi memiliki daya ledak rendah.
"Pelaku laki-laki usai antara 30 hingga 50 tahun, dan tewas di lokasi mengalami hancur di bagian paha hingga punggung," kata Ahmad Luthfi, Selasa (5/7).
Menurut Ahmad, kronologi kejadian pelaku seorang diri dengan mengendarai sepeda motor matic menerobos masuk ke Mapolres karena jalan buntu dia kembali. Petugas sempat mengejar dan belum sempat menanyai pelaku tangannya merogoh saku jaket kemudian bom meledak.
"Satu anggotanya mengalami luka ringan akibat terkena ledakan dan langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kapolresta.
Menurutnya, bom yang meledak memiliki berdaya rendah sehingga kondisi Mapolresta Surakarta tidak mengalami kerusakan.
Dia menjamin keamanan akan diperketat. Untuk masyarakat Solo diminta tenang dan beraktivitas seperti biasa.
"Kami imbau masyarakat tetap tenang melakukan aktifitas seperti biasa karena polisi akan menjamin keamanan di Solo," kata Luthfi.
Baca juga:
Teror bom di Solo tak buat Jokowi takut pulang kampung
Bomber di Mapolresta Solo diduga Nur Rohman, ini kata Kepala BIN
Bomber di Mapolres Solo tewas, bagian paha hingga punggung hancur
Sebelum diledakkan, tak ada ancaman bom di Mapolresta Solo
Kepala BIN sebut ada indikasi bom di Mapolres Solo terkait ISIS