Boediono minta PT KAI buat petunjuk keselamatan di dalam gerbong
"Ini bisa dilakukan dengan cepat. Mulai diedukasi tentu kita minta perbaiki dalam upaya pendidikan keselamatan."
Wakil Presiden Boediono memerintahkan Direktur Utama PT KAI untuk membuat petunjuk khusus keselamatan di dalam gerbong kereta. Hal itu untuk memberikan petunjuk kepada penumpang langkah bertindak ketika terjadi kecelakaan.
"Dibuat pengumuman petunjuk dan ditempel di dalam gerbong apa saja yang harus dilakukan kalau ada kecelakaan, ini bisa dilakukan dengan cepat. Mulai diedukasi tentu kita minta perbaiki dalam upaya pendidikan keselamatan," ujar Boediono di RS DR Suyoto, Veteran, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).
Kecelakaan kali ini, lanjut Boediono , haruslah menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kebijakan transportasi umum. "Saya kira musibah ini merupakan pelajaran bagi kita untuk memperbaiki lagi. Alhamdulillah penanganan dari para dokter untuk korban sangat baik," tegasnya.
Selain itu, mantan Gubernur BI tersebut menuturkan, untuk memberikan keselamatan bagi pengguna jalan maupun pengguna moda transportasi kereta api, pihaknya merencanakan akan membangun perlintasan atas untuk kereta yang ada di kota metropolitan.
"Nanti kita coba untuk jangka panjang jalur kereta api elevated, walaupun tidak bisa mempunyai sistem seperti itu di kota terlalu banyak. Kita sudah minta Bappenas dan Menhub untuk membuat studi bagaimana membangun rancangan elevated yang ada di dalam kota," paparnya.
Kendati tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat, kata Boediono , rencana tersebut harus dilaksanakan secepatnya.
"Dalam jangka pendek kita perlu cari solusi mengurangi risiko di perlintasan kereta api. Salah satunya membuat underpass di beberapa titik perlintasan sebidang yang padat, tetapi yang paling terdekat saya minta pengecekan dari peralatan keselamatan baik dari PT KAI maupun Menhub di kereta," tandasnya.
Baca juga:
Warga temukan BB & bagian tubuh di lokasi kecelakaan KRL Bintaro
Minimalisir kecelakaan KA, Jokowi juga bangun elevated rail
Kisah anak SD sekolahnya jadi posko korban KRL vs truk tangki
Thalita, bocah 6 tahun korban tabrakan KRL masih terbaring lemah
Natalie, korban tabrakan KRL dimakamkan di TPU Pamulang 2