LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bocah menderita kelainan kelamin di Sumsel jalani operasi perdana

DF, bocah sembilan tahun yang mengidap hypospadia atau kelainan kelamin bawaan asal Sumsel menjalani operasi perdana. Operasi direncanakan bakal berlangsung hingga tiga kali setiap enam bulan.

2017-08-22 15:24:33
Penyakit Langka
Advertisement

DF, bocah sembilan tahun yang mengidap hypospadia atau kelainan kelamin bawaan asal Sumsel menjalani operasi perdana. Operasi direncanakan bakal berlangsung hingga tiga kali setiap enam bulan.

Operasi berlangsung di kamar bedah Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang selama tiga jam, Senin (21/8) sore. Kini, DF sedang menjalani perawatan pascaoperasi di ruang rawat inap.

Tim bedah DF, dr Sindu Saksono mengungkapkan, operasi perdana tersebut dilakukan berupa meluruskan penisnya yang bengkok. Hal ini sebagai langkah awal untuk tahapan operasi lain.

"Kemarin operasi pertama, pelurusan penis karena bengkok tertarik ke bawah. Kemungkinan bakal ada dua sampai tiga operasi lagi setiap enam bulan," ungkap Sindu kepada merdeka.com, Selasa (22/8).

Dia memastikan, operasi pertama akan berhasil 95 persen. Selanjutnya, tim bedah berjumlah dua dokter akan melakukan pembuatan saluran kencing dan menutup lobang di bawah testis.

"Nanti kami buatkan lobangnya, persis menyerupai seperti biasa. Jika sudah normal, lubang di bawah testis akan ditutup," kata dia.

Menurut dia, DF bukan mengidap kelamin ganda. Dia adalah laki-laki tulen, hanya saja saluran kencing berada di bawah testis yang membuat penisnya tidak bisa normal.

"Bahasa medisnya hypospadia, kelainan kelamin bawaan, bukan kelamin ganda. Saluran kencing itulah yang bakal diperbaiki," ujarnya.

Ditemui di kamar inap, bocah pasangan Herlidi (35) dan Buntalia (27) asal Desa Simpang Pancur, Kecamatan Pulau Beringin, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, itu cukup stabil. Keluarga berharap, tim dokter memberikan pelayanan maksimal sehingga anaknya bisa normal seperti anak laki-laki lain.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan berhasil. Tapi, kami belum tahu berapa operasi lagi, sekarang kami sudah bersyukur," kata Herlidi.

Baca juga:
Cerita miris bocah DF mempunyai kelamin ganda
Keluhkan kencing jongkok, bocah kelamin ganda ngebet minta disunat
Kerap dibully teman sekolah, bocah kelamin ganda ingin jadi jantan
Telat register, pengobatan bocah kelamin ganda di Palembang tertunda
Tolong, bocah penderita hipospadia ini butuh bantuan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.