Bocah jadi sopir angkot di Bandung masih kelas enam SD
Kepolisian menghadirkan bocah 'narik' angkot di Kota Bandung. Bocah berinisial GMA itu ternyata masih duduk di sekolah dasar (SD) kelas VI. Usianya juga baru 13 tahun.
Kepolisian menghadirkan bocah 'narik' angkot di Kota Bandung. Bocah berinisial GMA itu ternyata masih duduk di sekolah dasar (SD) kelas VI. Usianya juga baru 13 tahun.
Hal itu diketahui dari pemeriksaan sementara terhadap bocah tersebut di Gedung Satlantas Polrestabes Bandung, Rabu (26/4) sore. "Iya masih SD kelas VI. Usianya baru 13 tahun," kata Kanit Dityaksa Polrestabes Bandung AKP Dewi Khotijah pada merdeka.com.
GMA didampingi pemilik angkot jurusan Cicaheum - Ciwastra itu diambil keterangannya langsung Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Asep Pujiono. Tampak Wakasatlantas Kompol Maria Horet Hera dan AKP Dewi Khodijah mendampingi.
Adapun dari pihak Dishub Kota Bandung diwakili Kepala Bidang Angkutan dan Terminal Yosep Heryansyah.
Saat dimintai keterangannya, bocah itu mengakui menarik angkot jurusan Ciwastra - Cicaheum trayek 09. Dia menarik angkot pada Selasa (25/4) petang. "Iya itu (foto saat mengendarai mobil) di dekat Samsat Kiaracondong," ujar GMA terlihat menunduk.
Saat ini pihaknya masih menunggu orang tua GMA untuk juga bisa dimintai keterangannya. "Nanti tunggu dulu orang tuanya ya. Biar lebih lengkap," lanjut Dewi.
Baca juga:
Heboh bocah jadi sopir angkot di Bandung
Dishub cari bocah 'narik' angkot di Bandung, panggil pengurus trayek
Kobutri Jabar cari bocah jadi sopir angkot di Bandung
Ini pengakuan bocah SD narik angkot di Bandung sampai bikin heboh