Bocah di Blitar Meninggal Diduga Akibat Suara Sound System Acara Hajatan
IK, bocah berumur 9 tahun ditemukan tewas di dekat sebuah sound system acara hajatan di kawasan Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (25/2). Ia diduga tewas akibat tak kuat mendengar suara keras sound system saat berada didekatnya.
IK, bocah berumur 9 tahun ditemukan tewas di dekat sebuah sound system acara hajatan di kawasan Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Senin (25/2). Ia diduga tewas akibat tak kuat mendengar suara keras sound system saat berada didekatnya.
Kejadian ini sontak menggegerkan warga. Kapolsek Garum AKP Rusmin membenarkan kejadian tersebut. Namun ia mengaku belum dapat menyimpulkan penyebab dari kematian korban apakah memang benar akibat suara sound system.
"Korban ditemukan sekitar setengah meter dari sound system. Tidak tepat di depannya persis, tapi depan agak menyamping. Soal keras tidaknya suara sound system, saya kira itu relatif. Sebab, kalau orang menggelar hajatan itu, suaranya ya seperti itu. Tapi waktu itu sepertinya tidak terlalu keras. Kalau terlalu keras, biasanya diprotes tetangganya," ujarnya saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (27/2).
Berdasarkan hasil visum atau pemeriksaan luar, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda luka atau penganiayaan. Ia menambahkan, pihaknya tidak dapat menyimpulkan penyebab kematian korban, karena keluarganya menolak dilakukan pemeriksaan organ dalam melalui autopsi.
Ia menambahkan, dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam. Namun ditegasnya, jika hal itu tidak dapat dibuktikannya, karena keluarga tidak mau korban diautopsi. "Ada penolakan dari keluarga untuk autopsi," tambahnya.
Terkait dengan keseharian korban, AKP Rusmin, menyatakan jika bocah tersebut memang dikenal cukup hiperaktif. Di sekolah, ia juga dikenal cukup nakal. Bahkan, tetangga korban juga mengakui hal tersebut.
Demikian juga saat dikonfirmasi mengenai kabar jika korban merupakan perokok berat meski masih berumur 9 tahun. AKP Rusmin tidak membantahnya. Dari informasi yang diterimanya, korban diketahui suka merokok dan kerap minta rokok pada orang-orang dewasa yang ditemuinya.
"Setelah ada penolakan autopsi itu, jenazah korban langsung dimakamkan di desa setempat," tutupnya.
Baca juga:
Kesaksian Instruktur Selam Soal Turis Malaysia Tewas di Perairan Derawan
Seorang WN Malaysia Tewas saat Menyelam di Kepulauan Derawan
Seorang Pemuda Tewas dengan Luka Sayatan di Kawasan Industri Terboyo
Tiga Anak Ditemukan Tewas Tenggelam Dalam Kubangan Bekas Galian di Kebumen
Mayat Perempuan Dalam Karung Korban Pembunuhan Ditemukan di Perairan Jepara
Mayat Wanita di Pantai Teluk Awur Diduga Korban Pembunuhan di Kendal