LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bocah 4 tahun derita kanker, 9 bulan di rumah sakit tanpa tindakan

"Di sini sebenarnya kami sudah ada selama 9 bulan menjalani pengobatan di RSUP Sanglah," kata Siti.

2015-03-18 18:51:38
Kanker
Advertisement

Malang nian nasib Dinda Rianti (4), balita berjenis kelamin perempuan asal Lombok Tengah ini, sudah sejak umur dua tahun tergolek lemas menahan sakit. A‎nak kedua dari pasangan Siti Aminah (27) dan Muhamad Jazi (30) hanya bisa berbaring di tempat tidur, akibat menderita kanker ginjal stadium IV.

Sejak mengalami kanker tersebut, perutnya semakin hari semakin membesar yang membuatnya hanya bisa terbaring lemah di atas ranjang.

"Setelah dirawat perutnya sudah mulai berangsur pulih kembali. Kalau sebelumnya susah bergerak karena perutnya terlalu besar," ujar Siti di Ruang Pudak RSUP Sanglah, Rabu (18/3) Denpasar Bali.

Siti menceritakan, gejala awal penyakit yang diderita anaknya tersebut yakni mengalami demam tinggi selama dua minggu. Bahkan, obat penurun panas yang diberikanpun tidak mempan.

"Dia sudah menderita sejak berumur dua tahun setelah mengalami panas tinggi selama dua minggu," ujar sang ibu sembari mengelus-elus kepala anaknya.

Tidak itu saja, setelah panasnya menurun, pada perut kiri tumbuh benjolan seukuran ibu jari. Melihat kondisi anaknya tersebut, dia langsung membawa ke puskesmas selanjutnya ke RSUD Praya dan RSUD Mataram.

"Di Mataram sempat dirawat selama satu bulan dan di sana sudah dinyatakan menderita kanker, tapi tidak ada tindakan mau diapakan anak saya," katanya.

Lanjutnya, karena benjolan pada perut kian membesar pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk ke RSUP Sanglah. Namun karena kendala biaya, dia memutuskan memilih tinggal di rumah saja dan tidak melanjutkan pengobatan. Baru setelah diketahui petugas kesehatan NTB barulah dia bersama suaminya bisa rujuk ke RSUP Sanglah.

"Selama 5 bulan kami rawat anak di rumah. Ada bantuan dari ‎petugas dari NTB, kami langsung membawanya ke RSUP Sanglah," ujarnya.

Ironisnya, ternyata selama di Bali ini sudah hampir setahun, dan belum mendapatkan tindakan operasi. "Di sini sebenarnya kami sudah ada selama 9 bulan menjalani pengobatan di RSUP Sanglah," akunya.

Katanya selama ini sudah menjalani kemoterapi ke 10 dan kini perutnya sudah mulai mengecil. Akan tetapi, dia tidak mengetahui pasti tindakan selanjutnya yang akan diberikan kepada anaknya.

"Untuk sementara ini masih kemo, tindakan lain kurang tahu soalnya kanker ini sudah stadium IV," katanya.

Waspadai kanker:
Iriana rapat dengan Veronica Tan, bahas pencegahan kanker dini
Tak punya biaya, bayi kena kanker mata hanya diperban
Gadis paling cantik di China meninggal karena kanker
Waspadai 10 gejala kanker yang terlihat remeh ini!
Mudah lelah? Hati-hati, kemungkinan itu gejala kanker
Menghirup bau kentut bisa cegah kanker dan memperpanjang usia?
4 Makanan pencegah kanker usus besar
Segera bunuh sel kanker dengan minyak zaitun!
Ini alasan kenapa teh hijau mampu sembuhkan penyakit kanker
Makan 8 buah ini untuk cegah kanker sejak dini

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.