LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNPT: Peran pemerintah daerah sangat penting dalam isu radikalisme

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius meminta pemerintah daerah lebih proaktif dengan radikalisme di wilayah masing-masing. Pemda dinilai memiliki peran vital dalam penanggulangan terorisme.

2018-10-18 14:07:58
BNPT
Advertisement

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Suhardi Alius meminta pemerintah daerah lebih proaktif dengan radikalisme di wilayah masing-masing. Pemda dinilai memiliki peran vital dalam penanggulangan terorisme.

"Di sini peran pemerintah daerah sangat penting, khususnya dalam menangani isu radikalisme dan terorisme di daerah masing-masing," ujar Suhardi dalam keterangannya, Kamis (18/10).

Suhardi berbicara dalam Rapat Koordinasi Sinergitas Kebijakan Pemerintah untuk Mempercepat Pencapaian Target Kinerja RPJMN Tahun 2015-2019 di Kemendagri, Jakarta, kemarin.

Advertisement

Menurut dia, BNPT sangat berkepentingan dengan pemda dalam penanggulangan terorisme. Menurutnya, berbicara terorisme tidak hanya penegakan hukum, tapi juga pencegahan.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan cara mengidentifikasi masalah-masalah radikalisme dan terorisme. Hal itu penting karena para pelaku terorisme, mantan napiter, dan orang yang baru pulang dari daerah konflik seperti Suriah ada di daerah.

"Pemda jangan cuek. Harus dilakukan identifikasi secara berkesinambungan. Saya menantang Pemda untuk mengambil peran penanggulangan terorisme di wilayahnya secara aktif," katanya.

Advertisement

Ia memaparkan bahwa mantan napiter butuh kesempatan kedua untuk hidup lebih baik. Saat ini mereka sudah ingin baik, tapi justru dari faktor eksternal, yaitu masyarakat terkadang tidak bisa menerima dan memarginalkan mereka.

"Yang terjadi kemudian, mereka kehilangan harapan sehingga berpikir kembali ke jaringan lama," kata mantan Kadiv Humas Polri ini.

Menurutnya, jika mereka mereka dipantau, diberikan akses, dibimbing, dan diingatkan tentu ada proses pembelajaran. Dia mengatakan, BNPT memang harus turun ke lapangan, tapi Pemda juga harus memberikan akses, seperti akses ekonomi, kesejahteraan, dan pendidikan.

Supaya mereka terputus dari mata rantai sebelumnya. Ini yang kami harapkan peran aktif pemda," tandasnya.

Baca juga:
Menag minta pesantren bendung penyebaran paham radikalisme
BNPT: Ulama, pendeta, pastor, biksu harus partisipasi atasi radikal
BNPT: Mari sama-sama bangun bangsa, tak ada tempat bagi radikalisme
Survei LSI: Gerakan 212 buka kran peningkatan radikalisme di Indonesia
Mantan teroris sebut ciri anggota ISIS tidak menghormati ulama
Kepala BNPT ingatkan aparat tak terpengaruh paham radikal

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.