BNPT: Garut Daerah dengan Potensi Radikalisme Tinggi
Dedi menyatakan Garut adalah bagian dari wilayah di Jawa Barat yang menjadi sasaran BNPT untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme.
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT), Mayjen TNI Dedi Sambowo mengungkapkan Kabupaten Garut memiliki potensi paham radikalisme yang tinggi. Selain itu, dia menilai Garut merupakan embrio dari Negara Islam Indonesia.
Dedi menyatakan Garut adalah bagian dari wilayah di Jawa Barat yang menjadi sasaran BNPT untuk mencegah paham radikalisme dan terorisme.
"Garut merupakan daerah dengan potensi radikalisme yang tinggi serta sejarah Garut merupakan basis dan embrio NII,” ungkap Dedi di Garut.
Ia menjelaskan paham NII di Garut tidak pernah padam, sehingga harus terus diwaspadai dan diantisipasi. Pihaknya juga mengaku memiliki kewajiban menjaga agar generasi penerus dan masyarakat tidak terpengaruh diluar ideologi Pancasila.
Tugas tersebut, menurutnya, tidak hanya menjadi kewajiban BNPT saja. Namun sebagai koordinator pihaknya mengajak seluruh elemen untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada konsensus nasional, mulai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Adapun yang menjadi sasaran utama, adalah ideologi yang berbasi kekerasan. Dan jika kemudian ada yang menyangkut pautkan dengan agama, maka hal tersebut dipastikan tidaklah benar.
"Semua sepakat bahwa agama tidak bisa disangkut pautkan dengan kekerasan, dengan terorisme. Seperti di tempat lain juga begitu ada yang namanya kelompok kriminal bersenjata, itu juga sama tidak boleh karena ini merupakan isme-isme yang tidak boleh muncul di negara kita,” tegasnya.
Selain wilayah Jawa Barat, Dedi menyebut bahwa ada empat provinsi lainnya yang menjadi sasaran BNPT. Keempat wilayah tersebut adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.
Baca juga:
Cegah Radikalisme, Kemenag Ajak Milenial Jadi Agen Moderasi Beragama
Kepala BNPT Ingatkan Radikalisme Menyasar Anak Muda Lewat Dunia Digital
Ijtima Ulama Bogor Minta Warga Awasi Kotak Amal: Khawatir Dana Dipakai Radikal
Ridwan Kamil Jadi Guru Kebangsaan 20 Warga Garut yang Terpapar NII
Menteri Tjahjo Ingatkan PNS Waspada Saat Berselancar di Dunia Maya, ini Alasannya