LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNPB sebut evakuasi korban gempa di Balaroa, Petobo & Jono Oge disetop 11 Oktober

Sutopo menjelaskan alasan menyetop pencarian terhadap korban tewas karena banyak korban ditemukan dalam kondisi sudah melepuh dan sudah tak lagi dikenali.

2018-10-09 15:15:54
Gempa
Advertisement

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan penyetopan pencarian korban meninggal dunia pada Kamis (11/10) mendatang di daerah Kota Palu, Sulawesi Tengah. Daerah di Kota Palu yang di akan dihentikan itu yakni di Kelurahan Petobo, Balaroa dan Jono Oge.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ketiga daerah tersebut dihentikan untuk pencarian korban merupakan wilayah yang terjadi atau terkena likuifaksi.

"Jadi mulai 11 oktober 2018 secara resmi proses evakuasi disetop," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10).

Advertisement

Sutopo menjelaskan alasan menyetop pencarian terhadap korban tewas karena banyak korban ditemukan dalam kondisi sudah melepuh dan sudah tak lagi dikenali.

"Jenazah yang ditemukan langsung dimakamkan karena berpotensi menimbulkan penyakit," jelasnya.

Sutopo mengungkapkan, evakuasi di Jono Oge saat ini belum dapat dilakukan karena lumpur yang masih basah, medan yang berat dan belum adanya eskavator amfibi.

Advertisement

"Mengusulkan evakuasi tidak dilanjutkan, menjadikan lokasi penguburan massal," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan izin terhadap masyarakat atau para relawan yang ingin mencari keluarga.

"Namun jika masyarakat ingin mencari kita persilakan," pungkasnya.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan evakuasi terhadap para korban gempa yang berujung tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (2/10) sore. Sebanyak 2.010 sudah teridentifikasi meninggal dunia tercatat hingga H+11, Selasa (9/10).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, total segitu berdasarkan didapat dari beberapa lokasi seperti di Donggal, Palu, Sigi dan Moutoung.

"2.010 korban meninggal dunia. Perinciannya 171 di Donggala, 1.601 di Palu, 222 di Sigi, 15 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu," kata Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Selasa (9/10).

Baca juga:
BNPB sebut gempa susulan 5,2 SR di Palu tak timbulkan kerusakan
Pelayanan publik mulai berjalan, Wali Kota Palu tegaskan ASN yang bolos kena sanksi
Korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulteng mencapai 2.002 orang
Gempa 5,2 SR guncang Sigi, warga panik dan berlarian ke jalan
BNPB pastikan foto jalan terbelah dampak gempa 5,2 SR di Palu hoaks!

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.