BNPB Catat 107 Warga Terdampak Longsor di Sukabumi
Petugas masih mendata jumlah korban dan kerusakan terdampak longsor. Sutopo meminta warga tak langsung percaya kabar burung terkait jumlah korban yang marak beredar di media sosial.
Tim SAR masih mencari puluhan orang yang tertimbun longsor di Dusun Garehong Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Longsor terjadi pada Senin 31 Desember 2018, pukul 17.30.
"Tim SAR terus melakukan pencarian korban longsor. Hingga 1 Januari 2019 pukul 02.30, tercatat 32 KK atau 107 jiwa terdampak longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam dalam keterangan tertulis, Selasa (1/1).
Petugas masih mendata jumlah korban dan kerusakan terdampak longsor. Sutopo meminta warga tak langsung percaya kabar burung terkait jumlah korban yang marak beredar di media sosial.
"Korban meninggal awalnya simpang siur karena kondisi yang panik. Informasi yang beredar di lapangan dan sosial media, korban meninggal 2, 4, 5, dan 8 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi di posko sementara, ada 2 korban meninggal," ujarnya.
"Upaya penanganan terus dilakukan. BPBD Kabupaten Sukabumi mengirim tim ke lokasi kejadian. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama Basarnas dan warga setempat melakukan evakuasi dan pendataan," katanya.
Baca juga:
Longsor Timbun Puluhan Rumah di Sukabumi, 4 Orang Tewas
41 Orang Tertimbun Longsor di Sukabumi Masih Dicari Tim SAR
Evakuasi Korban Longsor Sukabumi Terkendala Minimnya Alat Berat
Begini Kondisi Kampung Cimapag yang Rata Dengan Tanah
Longsor di Sukabumi: 5 Tewas, 38 Orang Masih Dicari