BNN temukan paket narkoba berisi flakka
Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menerangkan, hasil penelitian laboratorium narkoba BBN memastikan bahwa narkoba jenis flakka ada di Indonesia. Meski belum diketahui pola peredarannya, namun narkoba jenis baru itu mulai kerap ditemukan di sejumlah paket narkoba yang disita BNN.
Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menerangkan, hasil penelitian laboratorium narkoba BBN memastikan bahwa narkoba jenis flakka ada di Indonesia. Meski belum diketahui pola peredarannya, namun narkoba jenis baru itu mulai kerap ditemukan di sejumlah paket narkoba yang disita BNN.
"Barusan saya mendapat laporan, kita temukan lagi dalam paket yang kita sita ternyata juga sebuah narkotika jenis flakka," kata Budi Waseso di Yogyakarta kemarin.
Oleh sebab itu, dia mengatakan untuk mencegah meluasnya peredaran narkoba 'Zombie' ini, BNN bersama Kementerian Kesehatan akan segera menindaklanjuti potensi peredaran. "Sehingga kami bisa mengambil langkah hukum bilamana ada yang menyalahgunakan dan mengedarkannya," kata dia.
Budi menyadari hingga saat ini Indonesia masih menjadi sasaran peredaran narkoba dari berbagai negara. Di negara kepulauan seperti Indonesia, menurut dia, banyak bermunculan pelabuhan-pelabuhan tikus yang memudahkan lalu lintas peredaran narkoba.
"Ini karena memang begitu luasnya wilayah kita yang tidak bisa kita awasi, maka bisa mudah masuk," kata dia. Dikutip dari Antara.
Baca juga:
Jokowi: Pengedar narkoba asing sedikit melawan, langsung tembak saja
Menpora lantik 200 pemuda Yogyakarta anti narkoba
Jeremy Thomas minta maaf ke Kapolda Metro dan Kapolres Bandara
Pesan keras Jokowi buat bandar narkoba asing di Indonesia
Dites urine, 4 narapidana Lapas Mojokerto positif narkoba