LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNN optimalkan Tim Asesmen Terpadu untuk pulihkan pecandu narkoba

Tim ini bertugas menangani permasalahan narkotika di berbagai daerah.

2015-11-19 16:11:04
Merdeka Bandung
Advertisement

Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ini sedang menyoroti penanganan masalah narkotika di Indonesia. Khususnya dalam menekankan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Terutama dalam tindak pidana penanganan bagi pecandu, pemakai serta penyalahgunaan narkotika.

Terkait hal itu BNN mengoptimalkan peran Tim Asesmen Terpadu (TAT). Tim ini bertugas menangani permasalahan narkotika di berbagai daerah. Tim ini memiliki peranan penting dalam menentukan nasib penyalahguna narkotika yang tertangkap tangan dan menjalani proses hukum.

Menurut Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen, Iskandar Ibrahim, TAT terdiri dari tim dokter (kedokteran medis dan psikologis) dan tim hukum (kepolisian, kejaksaan, bnn dan hukum dan ham (lapas) yang ditetapkan oleh pimpinan satuan kerja setempat. Tim ini sebagai aksesor dalam memberikan rekomendasi bagi hakim mengenai tingkat ketergantungan pada narkotika dan keterlibatan tersangka pada tindak pidana narkotika.

" Tim hukum dan tim medis ini menjadi ujung tombak dalam menentukan apakah penyalahgunaan narkotika termasuk dalam kualifikasi pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika. Sehingga perlu mendapatkan perawatan rehabilitasi agar pulih dari kecanduannya," ujar Iskandar kepada wartawan seusai acara sosialisasi Optimalisasi Peran Tim Asesmen Terpadu yang digelar di Hotel Garden Permata, Jalan Lemahnendeut, Kota Bandung, Kamis (19/11).

Berkenaan dengan hal itu, menurutnya peraturan perundang-undangan terkait penanganan penyalahgunaan narkotika perlu disosialisasikan segera secara menyeluruh. Langkah sosialisasi ini kata dia untuk mewujudkan persamaan persepsi kepada penegak hukum dalam upaya wajib lapor dan mendorong penegak hukum merehabilitasi para pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika yang menjadi tersangka.

"Diharapkan TAT yang sudah terbentuk khususnya di Provinsi Jawa Barat dapat mengoptimalkan perannya dalam melaksanakan kebijakan rehabilitasi terhadap pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika dan memulihkan dari kecanduan obat-obat terlarang," kata dia.

Baca juga:
Berkat Persib topi buatan Asep dicari pemain bola Indonesia
Topi dari Bandung ini dilirik masyarakat dunia
Pengguna narkoba di Indonesia tahun 2015 mencapai 5,2 juta jiwa
Pameran kopi Jawa Barat digelar minggu ini
Almarhum Sinyo Aliandoe di mata legenda Persib
Telkomsel buat T-Drive awasi sopir ugal-ugalan
Jumlah pengidap HIV/AIDS di Bandung meningkat

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.