LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BNN: 70 Persen peredaran narkoba di Jateng dikendalikan dari lapas

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah, Tri Agus Heru mengatakan peredaran narkoba di Jawa Tengah banyak dikendalikan dari dalam lapas. Di tahun 2017 ini, setidaknya ada temuan pengendalian barang haram tersebut di 4 lapas yakni Lapas Nusakambangan, Pati, Gedungpane dan Sragen.

2017-08-22 23:44:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah, Tri Agus Heru mengatakan peredaran narkoba di Jawa Tengah banyak dikendalikan dari dalam lapas. Di tahun 2017 ini, setidaknya ada temuan pengendalian barang haram tersebut di 4 lapas yakni Lapas Nusakambangan, Pati, Gedungpane dan Sragen.

Temuan pengendalian terbanyak, yakni 4 kasus di Lapas Nusakambangan. Sedang lapas lainnya, masing-masing satu kasus. Jenis narkoba yang banyak dikendalikan yakni sabu.

"70% pengendalian narkoba di Jawa Tengah dari dalam lapas," kata Tri saat ditemui Merdeka.com di Auditorium Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Selasa (28/8).

Dari temuan kasus, kecenderungan pengendalian lapas berawal dari masuknya napi berstatus bandar yang terkait dengan sindikat nasional maupun internasional. Napi tersebut lantas membangun jejaring dalam lapas merekrut napi-napi lain. Bahkan transaksi di dalam lapas sendiri, jadi sasaran target jejaring narkoba dalam lapas karena harga narkoba bisa dijual lebih tinggi dibanding di luar lapas.

"Di luar 1 gram sabu bisa Rp1,5 juta. Di dalam lapas dijual Rp 2 juta," imbuhnya.

Tri Agus Heru mengatakan saat ini untuk memutus mata rantai pengendalian narkoba dalam lapas di Jawa Tengah diwacanakan perlunya koordinasi tim gabungan antara BNN, Polri dan Kemenkum HAM. BNN sendiri nantinya bisa melakukan pengawasan penyelundupan narkoba melalui masuknya pengunjung, pemeriksaan dalam makanan untuk para napi, sampai aktivitas para napi dalam lapas.

"Kami (Polri, BNN, Kemenkum HAM-red) di Jawa Tengah sudah pernah bertemu dan membincangkan koordinasi ini. Memang akan dimulai kemungkinannya di Nusakambangan," ungkapnya.

Baca juga:
Razia Lapas Sragen, 4 narapidana positif konsumsi narkoba
Besuk tahanan di penjara, orang ini sembunyikan sabu di nasi bungkus
Polisi amankan tiga kurir narkoba dikendalikan napi Nusakambangan
937 Paket ganja ditemukan di Lapas Narkotika Pematang Raya
Memburu Sri Wahyuni, putri dari pengendali narkoba di Nusakambangan

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.