LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau September dan Oktober

Menurut Nasrullah, saat ini yang mempengaruhi iklim kering di Indonesia, termasuk Jakarta ialah suhu muka laut Indonesia, dan Dipole Mode. Dia menambahkan, pengaruh El Nino saat ini sudah tidak lagi mempengaruhi kondisi Indonesia.

2019-08-27 10:45:50
Musim kemarau
Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai kekeringan yang melanda Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia masih dalam tahap normal. Namun, tingkat kekeringan yang terjadi tahun ini lebih buruk dibandingkan tahun 2018 lalu.

"Memang lebih kering dari tahun 2018, tetapi tidak sekering tahun 2015. Hujannya mundur 11 sampai 13 harian," kata Kepala Pusat Layanan Iklim BMKG, Nasrullah Ully saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (27/8).

Dia menjelaskan, iklim kering tahun ini dipengaruhi suhu muka laut Indonesia dan Dipole Mode.

Advertisement

Menurut Nasrullah, saat ini yang mempengaruhi iklim kering di Indonesia, termasuk Jakarta ialah suhu muka laut Indonesia, dan Dipole Mode. Dia menambahkan, pengaruh El Nino saat ini sudah tidak lagi mempengaruhi kondisi Indonesia.

"Sekarang Dipole Mode-nya masih positif. Artinya air yang ada di Indonesia bagian barat (Pantai Barat Sumatera) itu ditarik ke arah Afrika sana," jelas Nasrullah.

BMKG memprediksi, puncak kekeringan di Jakarta akan terjadi antara September hingga awal Oktober. Dan diperkirakan awal musim hujan akan terjadi pada akhir Oktober nanti.

Advertisement

"Kalau hujan biasa mungkin akan terjadi tapi itu tidak menandakan musim hujan karena intensitas tidak signifikan," jelasnya.

Oleh karena itu, Nasrullah mengimbau supaya warga Jakarta, terlebih lagi yang sudah terdampak kekeringan untuk menghemat air bersih. Penghematan salah satunya bisa dilakukan dengan lebih efisien dalam mencuci mobil.

"Yang nyuci mobil biasnya seminggu dua kali. Bila perlu hemat, dilap aja. Gak musim hujan kan gak kotor," imbaunya.

"Terus reinstalasasi sakura-saluran air," imbuh Nasrullah.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
20 Kecamatan di Jakarta Berpotensi Kekeringan
Kekeringan, Warga Karawang Gali Bebatuan di Sungai Mengering Demi Dapatkan Air
Anies Segera Buat Ingub Atasi Kekeringan di Jakarta
Ancaman Kemarau Panjang, Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Hemat Air
Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
Akibat Kekeringan, Warga Perumahan Pesona Serpong Pilih Tidak Mandi
Bantuan Air Bersih Kurang, Warga Manfaatkan Sisa Air Kali Untuk Minum

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.