BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem, Hujan Masih Terjadi Hingga April
Masyarakat diminta memahami potensi bencana alam di lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut sebagai upaya mitigasi selain dari memahami cuaca.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. BMKG menilai musim hujan masih terjadi sampai bulan April, sehingga bisa menyebabkan banjir.
"Mengimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem karena bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor seterusnya ini masih terjadi sampai April sampai selesainya musim hujan," kata Deputi Meteorologi BMKG Guswanto saat jumpa pers virtual, Sabtu (20/2).
Masyarakat diminta memahami potensi bencana alam di lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut sebagai upaya mitigasi selain dari memahami cuaca.
"Saya menyarankan masyarakat lebih mengenali lingkungan dan potensi bencana di tempat tinggalnya, karena sesungguhnya mitigasi itu selain memahami cuaca kita juga harus memahami tempat tinggal kita terutama daya dukung dan daya tampungnya," imbuhnya.
Sementara, Kepala Pusat Meteorologi Publik, Fachri Radjab menjelaskan, musim hujan di wilayah Jabodetabek kerap terjadi pada siang menjelang sore dan malam sampai dini hari.
"Khususnya untuk Jabodetabek perlu kita Waspadai potensi hujan para ciri khas hujan Jabodetabek dan wilayah lainnya, ciri khas pada puncak musim hujan ini umumnya terjadi pada malam hingga dini hari, kemudian siang menjelang sore, itu waktu waktu yang perlu menjadi kewaspadaan," tutupnya.
Baca juga:
BMKG Sebut Banjir Jabodetabek Dipicu Hujan Ekstrem dalam 24 Jam
20 Februari 2021, BMKG Prediksi Hujan Ringan dan Lebat di Jakarta
BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Karhutla di Aceh
BMKG Catat Terjadi Peningkatan Aktivitas Gempa di Bengkulu-Lampung
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Potensi dan Risiko Gempa Besar