LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Blusukan di Cipayung, Ahok diteriaki warga tak lakukan penggusuran

Cerita bermula kala Basuki atau akrab disapa Ahok itu tengah melakukan peninjauan langsung ke Kali Sunter. Kawasan tersebut notabene-nya masih tergenang saat debit air tengah meninggi. Alasannya karena normalisasinya belum selesai dikerjakan.

2017-02-03 19:30:00
Ahok
Advertisement

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama melakukan blusukan ke kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (3/2). Di lokasi ini, warga meminta Ahok untuk tidak melakukan penggusuran.

Cerita bermula kala Basuki atau akrab disapa Ahok itu tengah melakukan peninjauan langsung ke Kali Sunter. Kawasan tersebut notabene-nya masih tergenang saat debit air tengah meninggi. Alasannya karena normalisasinya belum selesai dikerjakan.

Salah seorang‎ warga RT 03 RW 03 Lubang Buaya, Sumiati (45) berteriak minta untuk tidak digusur saat melihat Ahok melewati depan kediamannya. Dia tidak masalah terdampak normalisasi selama Pemprov DKI Jakarta melakukan ganti rugi yang layak.

"Saya mohon pak, jangan digusur doang. Tapi (kalau digusur) harus ada ganti ruginya dong," kata Sumiati kepada Ahok di lokasi.

Dia sebenarnya mendukung program normalisasi sungai yang tengah dikerjakan Pemprov DKI Jakarta. Bahkan Sumiarti mengaku mengharapkan calon petahana itu kembali terpilih memimpin Ibu Kota.

Ahok yang mendengarkan keluhan tersebut sempat tersenyum. Dia meminta kepada Sumiati untuk segera mengurus sertifikat kepemilikan tanah dari girik atau Akta Jual Beli (AJB) menjadi Surat Hak Milik (SHM).

"Bisa (ganti rugi). Asal ibu urus (sertifikat) ya, kan sekarang sudah gratis. Nanti kita bisa hitung harga tanahnya," ujarnya.

Bapak tiga orang anak ini sempat mendengarkan adanya kekhawatiran warga akan bohongnya program tersebut. Namun, Ahok memastikan jika pembebasan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB‎) untuk objek pajak di bawah Rp 2 miliar benar adanya.‎

"Enggak, bohong itu bu. Masa dipersulit. Pokoknya ibu sudah pegang suratnya semua," tegasnya.

Baca juga:
Ahok dinilai telah menghina ulama, begini 4 reaksi keras GNPF-MUI
Ahok akan teruskan normalisasi mangkrak era Foke di Lubang Buaya
Bertemu orangtua sebatang kara di Cipayung, Ahok jamin kehidupannya
Wapres JK: Pemimpin yang sering minta maaf berarti dia tak hati-hati
Slank dan artis pendukung Ahok-Djarot siap ramaikan 'Konser Gue 2'
Murid SD di Lubang Buaya berhamburan kejar Ahok untuk salaman

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.