LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Blanko habis, delapan ribu e-KTP warga Solo belum dicetak

Blanko habis, 9 ribu e-KTP warga Solo belum dicetak. Dalam sehari, perekaman data e-KTP melonjak hingga 600 pemohon setiap harinya. Pihaknya terus menyisir secara door to door ke ribuan wajib e-KTP yang belum rekam data.

2017-01-11 02:03:00
E-KTP
Advertisement

Sedikitnya delapan ribu kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) milik warga Kota Solo hingga saat ini belum bisa dicetak. Penyebabnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat kehabisan blanko. Ketidaktersediaan blanko tersebut bahkan terjadi sejak November lalu.

Kepala Dispendukcapil Kota Solo, Suwarta, mengatakan, sebagai gantinya untuk sementara akan dibuatkan surat keterangan. Hal tersebut merujuk Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurut Suwarta, surat keterangan pengganti e-KTP tersebut sah secara hukum sebagai pengganti sementara.

"Ada 9 ribu e-KTP yang belum dicetak karena blanko habis. Jadi kita buatkan surat keterangan. Surat keterangan juga bisa digunakan untuk mengurus administrasi di perbankan, pembuatan SIM dan lainnya," ujar Suwarta, Selasa (10/1).

Suwarta mengatakan, Pemkot sudah melaporkan kekosongan blanko e-KTP tersebut ke Kemendagri. Namun menurut dia, tak hanya Solo saja, persoalan sama juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

"Hampir semua wilayah mengalami persoalan sama, karena masih menunggu proses lelang pengadaan blanko e-KTP di Kemendagri. Mungkin proses lelang baru selesai bulan Februari nanti," kilahnya.

Suwarta berharap permasalahan blanko bisa cepat teratasi. Dalam dua bulan terakhir, pihaknya kebanjiran permohonan perekaman data e-KTP. Dalam sehari, lanjut dia, perekaman data e-KTP, baik di Dispendukcapil maupun tersebar di lima kecamatan hanya 120 pemohon. Namun saat ini melonjak hingga 600 pemohon setiap harinya. Tingginya pemohon perekaman data e-KTP berpengaruh pada ketersedian blangko untuk cetak e-KTP.

Lebih lanjut Suwarta menyebutkan, di Kota Solo masih terdapat 8 ribu lebih warga yang belum merekam data e-KTP. Pihaknya terus menyisir secara door to door ke ribuan wajib e-KTP yang belum rekam data.

"Kami melakukan layanan jemput bola untuk memberi kemudahan warga dalam proses perekaman e-KTP," pungkas dia.

Baca juga:
Kasus korupsi e-KTP, KPK kembali periksa Setya Novanto
Waketum Demokrat kembali diperiksa KPK terkait korupsi E-KTP
WN Iran pemalsu KTP dan KK divonis bebas PN Pekanbaru
Laporan Pungli paling banyak di Kemendagri, ini kata Tjahjo Kumolo
KPK periksa politikus PAN dan PDIP terkait kasus korupsi E-KTP
Ribuan warga Depok ikut sosialisasi penggunaan tanda tangan digital
Pilkada serentak 2017, 121.980 pemilih di Jabar belum terekam e-KTP

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.