LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

BKSDA: Penyebab Konflik Gajah dengan Manusia di Aceh Barat akibat Pembukaan Lahan

Untuk itu, ia berharap ke depan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan kebun di kawasan yang selama ini kerap dilintasi gajah, karena dikhawatirkan akan menjadi sasaran habitat gajah untuk mencari makanan.

2020-08-28 13:42:27
Hewan langka
Advertisement

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh mengemukakan penyebab konflik gajah dengan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Aceh Jaya, Nagan Raya dan Aceh Barat disebabkan pembukaan lahan kebun oleh warga.

"Penyebab konflik gajah dengan manusia ini akibat pembukaan lahan kebun yang semakin hari semakin banyak (luas),” kata Kepala BKSDA Wilayah II Meulaboh Zulkarnen, Jumat.

Menurutnya, lahan milik masyarakat selama ini dirusak oleh habitat gajah merupakan lahan yang menjadi lokasi pencarian sumber makanan gajah.

Advertisement

Tidak hanya itu, tanaman yang menjadi sasaran satwa gajah adalah seperti kelapa sawit, pohon pisang, serta pohon kelapa.

"Tanaman pohon kelapa sawit, pisang dan kelapa adalah makanan gajah. Jadi, wajar saja jika ketiga jenis tanaman ini menjadi sasaran gajah, karena ini merupakan sumber makanan mereka," jelas Zulkarnen seperti dilansir dari Antara.

Untuk itu, ia berharap ke depan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan kebun di kawasan yang selama ini kerap dilintasi gajah, karena dikhawatirkan akan menjadi sasaran habitat gajah untuk mencari makanan.

Advertisement

Salah satu cara untuk menghentikan gangguan gajah, yakni dengan menghentikan setiap kegiatan pembukaan lahan kebun yang berada di kawasan pinggir hutan atau kawanan habitat gajah mencari sumber makanan.

Selain itu, salah satu cara untuk mengatasi gangguan gajah di pemukiman masyarakat, hanya bisa dilakukan penanganannya menggunakan mercon (petasan) agar satwa liar yang dilindungi tersebut tidak lagi merusak lahan perkebunan dan pertanian milik masyarakat di daerah ini.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.