Bioskop di DKI Mulai Dibuka, Komisi X Sebut Drive In Cinema Lebih Aman
Menurut dia, risiko penularan Covid-19 di bioskop harus benar-benar dikurangi. "Karena bioskop ini tertutup dalam satu ruangan, menghirup udara yang sama selama hampir 2 jam. Apakah filter dalam ruangan bisa dipastikan aman untuk pengunjung," jelas Hetifah.
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta mengizinkan bioskop, gelanggang olahraga dan kegiatan nonton bareng di luar ruangan, beroperasi pada 6-16 Juli. Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memandang, dibukanya fasilitas hiburan dan pariwisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan merupakan kewenangan dari Satgas Covid.
Karenanya harus benar-benar diperhatikan protokol kesehatannya. "Jika dianggap sudah tepat waktunya bisa dibuka oleh satgas Covid bisa dilaksanakan secara bertahap dengan protokol Covid yang tegas. Termasuk pengaturan antrean, cara dan jumlah tiket yang dijual dan pengaturan tempat duduk. Pakai masker, kursi berjarak, disemprot disinfektan setiap habis sesi, dan lainnya," kata Hetifah, Rabu (8/7.
Menurut dia, risiko penularan Covid-19 di bioskop harus benar-benar dikurangi. "Karena bioskop ini tertutup dalam satu ruangan, menghirup udara yang sama selama hampir 2 jam. Apakah filter dalam ruangan bisa dipastikan aman untuk pengunjung," jelas Hetifah.
Menurut dia, seharusnya didorong bioskop saat ini adalah drive in. Menurutnya, drive in dipandang lebih aman.
"Kalau drive in cinema bagus, lebih aman. Selama belum ada vaksin, masih new normal. Tetap harus jaga jarak," katanya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Anak-anak dan Lansia Dilarang Datang ke Bioskop
Bioskop Seluruh Indonesia Sepakat Kembali Beroperasi Mulai 29 Juli 2020
Ini Waktu Operasional Bioskop Hingga Konser Musik Selama PSBB Transisi di Jakarta
Bioskop akan Dibuka Kembali, Patuhi Protokol Kesehatan Berikut Ini !
Mulai 6 Juli, Bioskop di Jakarta Sudah Diizinkan Buka