BIN: Pokemon Go mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya
"Untuk apa main mainan seperti itu kalau ada yang lain?" kata Sutiyoso.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso menilai, game online Pokemon Go lebih banyak mudaratnya ketimbang manfaatnya. Dirinya menyebut, masih banyak permainan lain yang lebih aman, daripada Pokemon Go yang dianggapnya berbahaya.
"Menurut saya mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya. Untuk apa main mainan seperti itu kalau ada yang lain," ujar Sutiyoso di Gedung DPR RI Senayan, Kamis (21/7).
"Kan sudah banyak contoh orang sampai 'njegur' ke sungai, nabrak mobil. Jadi untuk apa main mainan seperti itu kalau ada yang lain?" katanya menambahkan.
Bahkan, pria yang akrab disapa Bang Yos itu mengaku khawatir, jika aplikasi permainan itu dapat digunakan untuk hal lain yang justru merugikan negara.
Terlebih lagi, pengembang dari permainan online ini menurutnya adalah negara asing, yang bisa saja memiliki kepentingan tertentu dalam penggunaannya yang memerlukan akses global positioning system (GPS).
"Bisa digunakan untuk kepentingan asing. Bisa," tandasnya.
Baca juga:
Menhan soal Pokemon Go: Tak bagus permainan itu, bikin orang autis
Kegilaan warga Rusia buru monster Pokemon Go hingga ke dalam bank
1 Agustus 2016, hacker ancam buat 'down' Pokemon Go seharian
Game Pokemon GO ternyata bisa menghindarkan dari penyakit jantung!
Akun Pokemon Go level tinggi ramai dijual online, harganya?
Kelakuan pemburu Pokemon, nyelonong markas TNI dan Polri
Ini tempat terlarang bermain Pokemon di Indonesia