Biduan: Tak semua pedangdut tarling bisa di-booking
Dengan pakaian minim dan goyangan yang terbilang seksi, tidak sedikit penyanyi yang terlibat seks bebas.
Pandangan orang terhadap pedangdut tarling yang identik dengan seks dan kegenitan, tidak dapat dijauhkan dari kesenian seni suara ini. Dengan pakaian minim dan goyangan yang terbilang seksi, tidak sedikit penyanyi yang terlibat dengan seks bebas.
Salah seorang pedangdut yang juga pimpinan grup dangdut tarling Aan Nada, Aan Anisa tidak memungkiri adanya pedangdut yang terlibat dalam kegiatan seks bebas. Menurutnya, pedangdut yang terlibat dengan seks tersebut merupakan penyanyi yang ingin cepat sukses.
"Yang namanya dunia glamor itu. Yang jeleknya satu, tapi dampaknya ke yang lain. Seperti itu. padahal tidak semua seperti itu. Tidak semua, tapi dampaknya ke kita-kita," kata Aan Anisa saat ditemui di rumahnya di di Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (17/5).
Pemilik lagu 'Pengen Dibolongi' tersebut menyayangkan perilaku segelintir pedangdut tarling tersebut. Meski mengetahui ada sebagian pedangdut yang bisa di-booking, dirinya tidak bisa melarang apa yang dilakukan pedangdut tersebut.
"Makanya kenapa penyanyi dipandang sama orang itu jelek, diklaimnya jelek, penyanyi dangdut itu seronok, bisa di booking, ini itu, ini itu, ya yang jelek satu, dampaknya ke yang lain. seperti itu," ujarnya.
Menggunakan pakaian seksi selama manggung, tak jarang Aan dan lima penyanyinya mendapatkan keisengan dari penonton. Mulai dari mendapatkan siulan hingga penonton mabuk yang berusaha menjamah saat menyawer.
"Kalau saya ngomong, 'ojo gitu toh mas'. Saya menyikapi penonton yang mabuk, minta lagu, dan memang songong ngomongnya jangan dikasari. Yang nyawer, wajar, itu risiko perkerjaan saya."(mdk/did)