Besok, KRI Banda Aceh ikut evakuasi Lion Air jatuh di Tanjung Karawang
KRI Banda Aceh pernah diterjunkan pada kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 2014 silam. Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, mengatakan jika titik koordinat pesawat sudah ditemukan, KRI Banda Aceh akan memaksimalkan proses evakuasi dan mengangkut bangkai pesawat.
KRI Banda Aceh akan dikerahkan membantu pencarian pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (29/10) besok. KRI Banda Aceh pernah diterjunkan pada kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 2014 silam.
"Nanti KRI Banda Aceh berangkat dengan seperti pengalaman yang lalu pernah Air Asia dengan kemampuan menyelam kita dan tentu akan kita maksimalkan," kata Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono mengatakan, di Posko Basarnas, JICT II, Jakarta Utara, Senin (29/10).
Yudo menambahkan, jika titik koordinat pesawat sudah ditemukan, KRI Banda Aceh akan memaksimalkan proses evakuasi dan mengangkut bangkai pesawat.
"Besok sekitar jam 10.00 WIB (baru berangkat). Karena hari ini baru persiapan keberangkatan," jelasnya.
Malam ini, KRI Srikuda juga dipersiapkan untuk membawa bekal logistik Tim SAR yang berada di perairan Karawang. Yudo berharap pencarian bisa maksimal.
"Jadi kita belanjakan di sini sehingga mereka tetap di sana. Jadi biar mereka melakukan pencarian atau SAR secara maksimal di sana," jelas dia.
Baca juga:
Alviani baru dua bulan jadi pramugari di Lion Air
Pegawai BPK penumpang Lion Air jatuh, selalu pulang ke Depok tiap akhir pekan
Banyak diam, ini perbincangan terakhir pramugari Alfi dan keluarga sebelum terbang
Penyelaman cari Lion Air dilanjutkan besok pagi, malam ini fokus di permukaan
Jokowi perintahkan pencarian Lion Air JT 610 dilakukan malam hari gunakan lampu
Basarnas prediksi korban masih di dalam pesawat Lion Air JT610
Baru rayakan ultah pernikahan, Rudi Lumbantoruan diduga jatuh bersama Lion Air