Berucap tak senonoh di video Sumberlawang Panas, 3 siswi di Sragen dipanggil polisi
Ketiga siswi tersebut sudah meminta maaf kepada tokoh dan masyarakat Sragen. Akibat peristiwa itu, banyak warga yang merasa resah dan tersakiti dengan ucapan mereka.
Tiga siswi salah satu SMK (Sekolah Menengah Keguruan) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, bikin ulah hingga menghebohkan dunia maya. Mereka mengunggah sebuah video yang diperankan sendiri.
Dalam video berdurasi sekitar 30 detik tersebut ketiga siswi berseragam sekolah mengucapkan kata-kata tidak senonoh dalam bahasa Jawa. Pada bagian akhir, ketiganya mengucapkan kalimat tak pantas secara bersamaan.
Sumberlawang merupakan sebuah kecamatan di wilayah Kabupaten Sragen. Atau berada di jalur Solo - Purwodadi, sekitar 25 kilometer utara Kota Bengawan.
Kapolsek Sumberlawang AKP Suseno membenarkan adanya video tersebut. Pihaknya sudah memanggil ketiga siswi bersama orang tuanya. Mereka juga telah diberikan pembinaan agar tak mengulangi perbuatannya lagi.
"Mereka ini niatnya hanya iseng membuat video. Hanya untuk kalangan mereka saja. Tapi kenapa, nggak tau kok sampai menyebar," ujar Suseno saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (6/10).
"Pembinaan sudah kita berikan kemarin. Yang bersangkutan, kemudian orang tua siswa dan pihak sekolah," sambungnya.
Kapolsek menambahkan, ketiga siswi tersebut sudah meminta maaf kepada tokoh dan masyarakat Sragen. Akibat peristiwa itu, banyak warga yang merasa resah dan tersakiti dengan ucapan mereka.
Aktivis dakwah Sragen, M Syaiful Arifin mengemukakan, Sragen memang sedang darurat moral remaja. Meskipun pembinaan terhadap remaja ke sekolah - sekolah sudah digalakkan, namun yang bergerak dan mempunyai kepedulian masih minim.
"Perkembangan tekhnologi ikut berperan juga dalam membentuk karakter remaja dan pemuda kita. Remaja kehilangan qudwah (teladan) dalam kehidupan nya, sehingga tak ada panutan dalam berbuat dan bertingkah. Dan akhirnya krisis moral melanda," katanya.
Menurutnya, menjadi tantangan bagi kita semua, untuk peduli masalah remaja. Agar kedepan remaja kita bisa terarah dan memiliki akhlaqul karimah.
Baca juga:
Melihat kreasi inovatif pelajar SD dan SMP di PIF 2018
Izinkan siswi kendarai bus sekolah, sopir di Indiana ditangkap
Kepala sekolah di India tutupi kasus pemerkosaan siswi
Tahan ijazah siswa tunggak SPP, kepala SMK di Solo diomeli FX Hadi
Polri tepis temuan KPAI di Batam ada ruang konseling siswa seperti penjara
Kekerasan dialami siswa RS membongkar praktik semi militer di SMK Batam
DPR minta pemerintah panggil & tegur pemilik SMK semi militer di Batam