Bertopeng Jokowi dan Prabowo, 2 pria di Medan berboncengan sepeda
Kelompok ini menampilkan dua sosok mengenakan topeng Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Mereka berdua berboncengan di atas sepeda warna merah muda dan berkeliling di seputaran Jalan Sudirman, Taman Ahmad Yani, dan Jalan Agus Salim, Medan, Kamis (13/9). Keduanya bergantian menjadi pengemudi.
Perseteruan antarkelompok pendukung pasangan calon presiden belakangan ini kerap membuat gerah. Komunitas yang prihatin menggelar aksi teatrikal untuk menyejukkan suasana.
Kelompok ini menampilkan dua sosok mengenakan topeng Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Mereka berdua berboncengan di atas sepeda warna merah muda dan berkeliling di seputaran Jalan Sudirman, Taman Ahmad Yani, dan Jalan Agus Salim, Medan, Kamis (13/9). Keduanya bergantian menjadi pengemudi.
Kedua sosok bertopeng Jokowi dan Prabowo ini menyapa warga dan pengendara. Mereka juga membagikan stiker bertuliskan "2019 Kita Tetap Saudara".
Selain bersepeda dan membagikan stiker, kedua pria juga sempat bertanding catur di warung kopi di Jalan Agus Salim. Pertandingan itu menjadi tontonan warga di sana.
Aksi ini digagas oleh komunitas kuliner di Kota Medan. Koordinator aksi, Ahmadi, mengatakan, mereka sengaja membuat teatrikal itu di tengah panasnya iklim Pilpres, menyusul ramainya tagar #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi.
"Kami ingin semuanya tetap dingin. Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan. Jangan sampai terpecah belah," seru Ahmadi.
Dia berharap kedua pihak tetap menjaga persatuan bangsa. Masyarakat juga jangan sampai ikut panas.
Seorang warga, Jafar menyambut positif aksi itu. Dia berharap para pendukung 'garis keras' pasangan calon bisa sadar dan tidak memicu perpecahan. "Negara ini jangan rusak hanya karena perbedaan kepentingan politik," ujarnya.
Baca juga:
Sindir pemerintah, Sandiaga bilang 'Orang sebel datang ke bioskop nonton iklan'
Struktur kepala daerah di tim kampanye Jokowi-Ma'ruf ditentukan 20 September
Fadli Zon ungkap kubu Prabowo tak pernah minta Erick gabung
Tim Prabowo usul debat berbahasa Inggris, kubu Jokowi tantang pakai bahasa Arab
Fadli Zon ingin konsep debat Capres seperti Pilpres Amerika
Berkarya: Jika pers tunduk pada pemilik modal, kiamat demokrasi kita