Bertemu Presiden Jokowi, Sutopo bilang 'ini kado terindah sebelum ulang tahunku'
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Impian Sutopo ingin bertemu Kepala Negara akhirnya terwujud.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Impian Sutopo ingin bertemu Kepala Negara akhirnya terwujud.
Pantauan merdeka.com, Kamis (5/10), Sutopo tiba di Istana Bogor menggunakan batik merah lengan panjang. Dia mengaku sangat senang bisa bertemu Jokowi.
"Ini kado terindah dua hari sebelum ulang tahunku," kata Sutopo.
Sutopo lahir di Boyolali pada 7 Oktober 1969. Sutopo menceritakan, dirinya sangat mengagumi Jokowi. Di matanya, Jokowi merupakan sosok pemimpin yang unik.
"Beliau selalu berpikir diferensiasi. Selalu berbeda dengan yang lain," ujarnya.
Bahkan, Sutopo mengaku mengetahui betul perjalanan karier Jokowi. Mulai dari saat Jokowi berkampanye untuk memperebutkan kursi wali kota Solo sampai Presiden RI.
"Cikal bakalnya blusukan Jokowi itu sejak kampanye wali kota. Orang kan biasanya kampanye akbar kalau Jokowi masih kabur-kabur. Mau pasang iklan, ngajak wartawan enggak ada yang mau karena enggak ada uangnya. Akhirnya dia pakai iklan kecil dengan tulisan 'silakan masyarakat menyampaikan keluhannya'," kisah Sutopo.
Untuk diketahui, Sutopo sudah lama ingin bertemu Jokowi. Sejak bekerja di BNPB sejak 2010 lalu dia mengaku belum pernah berjabat tangan dengan Jokowi.
Sutopo kini tengah berjuang melawan kangker paru stadium IVb.
"Saya belum pernah punya kesempatan berjabat tangan dengan Pak Jokowi. Meski saat menangani bencana longsor Banjarnegara, gempa Pidie Jaya, kebakaran hutan dan lahan, erupsi Gunung Agung, dan lainnya, saya tidak bisa salaman karena tidak bisa masuk," ujar Sutopo.
Baca juga:
Cerita Sutopo ngebet bertemu Presiden Jokowi
Pemerintah targetkan rehabilitasi rumah terdampak gempa Lombok selesai dalam 6 bulan
Empat kecamatan di Sigi masih terisolir, distribusi bantuan gunakan helikopter
BNPB: Akses jalan ke lokasi bencana di Sulteng sudah bisa dilalui
Hitungan sementara BNPB, kerugian akibat gempa dan tsunami Sulteng capai Rp 10 T