Bertemu Megawati, Jokowi Minta Nama-nama Pengganti Ma'ruf dan Mahfud di BPIP
Namun, Jokowi juga kata Fadjroel minta Megawati untuk menyerahkan nama-nama pilihan. Hal tersebut kata dia untuk jadi pertimbangan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri yang didampingi Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Dalam pertemuan tersebut Megawati meminta kepada Jokowi segera mencari pengganti pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD di BPIP.
"Pihak BPIP meminta pengganti Ma'ruf dan Mahfud," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (26/12).
Namun, Jokowi juga kata Fadjroel minta Megawati untuk menyerahkan nama-nama pilihan. Hal tersebut kata dia untuk jadi pertimbangan.
"Tetapi Pak Presiden juga meminta BPIP mengusulkan nama pengganti," ungkap Fadjroel.
Kemudian terkait nama-nama tersebut, dia berharap bisa diputuskan secepatnya. "Nantinya akan segera diputuskan," ucap Fadjroel.
Belum Ada Pengganti
Sebelumnya Ma'ruf Amin dan Mahfud MD dulunya adalah anggota Dewan Pengarah BPIP. Namun, Ma'ruf kini menjabat Wakil Presiden sementara Mahfud diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
"Ini hak prerogatif presiden. Memang kemarin setelah Bu Mega minta, langsung dipertimbangkan oleh presiden," jelasnya.
Dia menjelaskan bahwa respons cepat ini dikarenakan Jokowi menganggap BPIP merupakan ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia. Fadjroel mengaku tak mengetahui apakah Mega juga ikut memberikan masukan terkait sosok pengganti Ma'ruf dan Mahfud.
"Mungkin ada masukan secara pribadi tetapi saya tidak mengetahui," ucap Fadjroel.
Megawati Soekarnoputri meminta agar Jokowi segera mengangkat pengganti Ma'ruf Amin dan Mahfud MD. Megawati mengatakan, personel di BPIP menjadi berkurang setelah keduanya diangkat sebagai Wapres dan Menko Polhukam.
Untuk itu, dia kembali mengingatkan Jokowi segera mencari pengganti untuk menggantikan posisi keduanya.
"Sampai hari ini belum ada penggantinya. Saya berulang kali ingatkan beliau, kami masih kurang," kata Megawati dalam acara Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara Jakarta, Selasa (3/12).
(mdk/eko)