Bertambah 2, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Jadi 11 Orang
Sampai hari ini, kesebelas orang itu tersebar di Samarinda 1 orang, Kutai Timur 2 orang, Bontang 1 orang, Kutai Kartanegara 1 orang, dan Balikpapan 6 orang.
Pasien terkonfirmasi terjangkit virus Corona (Covid-19) di Kalimantan Timur bertambah 2 orang, di kota Bontang dan kabupaten Kutai Timur. Dengan begitu, di Kaltim tercatat 11 orang pasien positif Covid-19.
Sampai hari ini, kesebelas orang itu tersebar di Samarinda 1 orang, Kutai Timur 2 orang, Bontang 1 orang, Kutai Kartanegara 1 orang, dan Balikpapan 6 orang.
"Dua tambahan pasien positif baru adalah perempuan masing-masing usia 43 tahun dan 27 tahun," kata Plt Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak, di kantornya, Jalan AW Syachranie, Samarinda, Senin (23/3).
Ishak menjelaskan, 1 pasien baru di Kutai Timur, dari hasil penelusuran punya kontak erat dengan 1 pasien positif yang diisolasi di RS AM Parikesit di Tenggarong, Kutai Kartanegara. "Sama-sama dari Bogor di Jawa Barat," ujar Ishak.
"Mereka mengikuti sidang Sinode 26-29 Februari 2020. Pasien positif baru di Kutai Timur ini, masuk isolasi RSUD Bontang 16 Maret, dan hari ini dinyatakan positif," tambah Ishak.
Sementara di kota Bontang, menjadi kasus pertama positif Covid-19. Pasien bersangkutan, usai mengikuti kegiatan KPU di Jakarta 9-11 Maret 2020. "Ini, punya kontak erat dengan pasien positif di Kutai Kartanegara," terang Ishak.
Dijelaskan Ishak, per hari ini, orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kalimantan Timur bertambah jadi 103 orang. "Keseluruhan, sejak 31 Januari 2020, total ada 1.065 ODP. Selesai pemantauan 377 orang, dan masih dipantau 688 orang," ungkap Ishak.
"Dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim, terbanyak ODP di Balikpapan. Menyusul Samarinda, Kutai Timur, dan Kutai Barat. Lainnya, relatif di bawah 30," tambahnya lagi.
Sementara itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP), hari ini juga bertambah 7 orang baru PDP. Dirinci, 1 orang di Kutai Barat, 3 di kabupaten Paser, 2 di Bontang, dan 1 di Samarinda.
"Total PDP 56 orang sampai hari ini. Negatif 22 orang, dan terkonfirmasi positif Covid-19 11 orang, dengan penambahan 2 pasien positif baru di Kutai Timur dan Bontang yang saya sebutkan tadi," tandasnya.
Dinkes Kaltim Ingatkan Potensi Penularan Local Transmission
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur mencatat 2 pasien baru positif virus Corona (Covid-19), sehingga menjadikan 11 pasien positif di Kaltim. Masyarakat diingatkan, potensi besar terjadinya penularan dengan cara transmisi lokal (local transmission).
Transmisi lokal sendiri, diartikan tidak punya riwayat bepergian ke negara terdampak positif, dan riwayat kontak dengan pasien positif terjangkit Covid-19.
"Transmisi lokal cukup membahayakan bagi kita. Hindari sekarang, jangan lakukan perjalanan ke daerah yang terjadi penularan lokal. Terbukti, perjalanan seperti dari Surabaya, kemudian Jakarta," kata Plt Kadinkes Kalimantan Timur Andi M Ishak.
Andi menjelaskan, transmisi lokal juga menilik pada 2 kasus positif Corona hari ini, dari Kutai Timur dan Bontang. "Yang Kutai Timur, dari kegiatan Sinode. Kemudian, yang di Bontang, dari klaster KPU," ujar Ishak.
"Ada 7 (orang) lain klaster KPU, kontak erat di room table dengan pasien positif di Bontang ini. Kita sudah teruskan ke kabupaten dan kota (di Kaltim). Kita belum tahu, mereka bawa teman, atau tidak," tambah Ishak.
Ishak juga menyebut, dari hasil tracing Dinkes Kaltim, dan Dinkes kabupaten dan kota, ada lebih 10 orang sepulang mengikuti kegiatan sinode di Bogor, masuk karantina.
"Ada 14 orang yang dikarantina di Balikpapan," sebut Ishak.
Ishak juga menambahkan, saat ini, diupayakan penambahan ruang isolasi di rumah sakit rujukan Kemenkes, di Kaltim, sebagai antisipasi terus bertambahnya PDP maupun pasien positif.
"Kami lakukan pengalihan fungsi ruangan, di rumah sakit. Juga kita sedang upayakan, seperti pemanfaatan asrama haji, di Balikpapan, dan kita koordinasikan dengan Pemprov Kaltim," demikian Ishak.
(mdk/gil)