Bersihkan reruntuhan kampus di Palu, personel TNI temukan dokumen berharga dan uang
Bersihkan reruntuhan kampus di Palu, personel TNI temukan dokumen berharga dan uang. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Alamsyah menjelaskan, dua brankas itu ditemukan saat pasukan yang dipimpin Letda Czi Gunawan bertugas melakukan pembersihan reruntuhan gedung kampus Universitas Terbuka Palu.
200 personel Yonzipur-8/Sakti Mandra Guna Kodam XIV/Hasanuddin mengamankan dua brankas milik Universitas Terbuka Palu, Selasa (16/10). Brankas tersebut berisi dokumen-dokumen berharga milik kampus tersebut antara lain ijazah dan berkas penting lainnya serta uang tunai.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Alamsyah menjelaskan, dua brankas itu ditemukan saat pasukan yang dipimpin Letda Czi Gunawan bertugas melakukan pembersihan reruntuhan gedung kampus Universitas Terbuka Palu itu.
"Ada dua brankas yang ditemukan. Satu berisi dokumen berharga dan satu lagi berisi uang tunai milik bendahara kampus bernama Ani Gobel. Soal uang tunai itu, belum tahu nilainya. Ini semua kita tahu dari orang-orang terdekat dari kampus. Belum diperiksa secara detil karena yang utama adalah mengamankannya terlebih dahulu," kata Kolonel Alamsyah kepada merdeka.com, Rabu (17/10).
Selain pembersihan bangunan-bangunan vital, Satgas PRCPB Yonzipur lainnya juga melakukan perbaikan akses jalan di sepanjang Jalan Sungai Manonda, Kelurahan Ulujadi, Kecamatan Tatanga, Palu, Rabu (17/10).
Jalan tersebut merupakan jalan poros penghubungan antara Kecamatan Tatanga dengan Kecamatan Jawalise. Dua kecamatan itu selama ini terputus karena gempa dan hanya dapat dilalui dengan jalan kaki.
"Personel Yonzipur melakukan perbaikan jalan. Selain menggunakan alat berat berupa excavator, juga menggunakan alat manual untuk memperbaiki jalan yang hancur pasca gempa dan tsunami tiga pekan lalu," kata Kolonel Alamsyah.
200 personel Yonzipur-8/Sakti Mandra Guna Kodam XIV/Hasanuddin baru sehari tiba di Palu, Sulawesi Tengah, sekembalinya dari Lombok, Nusa Tenggara Barat dan langsung bergabung dengan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Palu.
Baca juga:
Ini kelebihan Risha, rumah anti gempa inisiasi Kementerian PUPR
Korban gempa dan tsunami Sulteng di asrama haji Makassar mulai terserang penyakit
Bocah pengungsi asal Palu jadi korban pencabulan di Makassar
Bantuan cepat habis, korban tsunami Palu butuh modal usaha
Seribu narapidana belum kembali ke lapas usai gempa dan tsunami di Sulteng
70 Korban gempa Palu naik kapal nelayan mengungsi ke Kalimantan
Soekarwo segera cairkan Rp 22,5 miliar untuk korban gempa di Sapudi