Bersama Warga Perbatasan, TNI Padamkan Karhutla Pakai Penyemprot Rumput
Kuat dugaan, api disebabkan ulah masyarakat yang membuka lahan, dengan cara membakar hutan. Panas begitu terik, lantaran musim kemarau, dan juga nyaris tidak pernah turun hujan, membuat api cepat merambat ke hutan di perbatasan Malaysia.
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 613 Raja Alam, ikut diterjunkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara. Meski peralatan terbatas, titik dan kobaran api berhasil dipadamkan. Tiga hektare dilaporkan hangus.
Peristiwa itu terjadi Minggu (3/3). Kobaran api di dalam hutan dan areal lahan semak, diketahui sejak pagi. Warga bersama TNI, berjibaku memadamkan.
Kuat dugaan, api disebabkan ulah masyarakat yang membuka lahan, dengan cara membakar hutan. Panas begitu terik, lantaran musim kemarau, dan juga nyaris tidak pernah turun hujan, membuat api cepat merambat ke hutan di perbatasan Malaysia.
Meski peralatan sangat terbatas, tidak menyurutkan semangat prajurit bersama warga Seimanggaris, memadamkan api. Hingga berhasil dipadamkan sekira pukul 13.00 WITA. Dihitung, sekitar 3 hektare dipastikan hangus.
"Karena semangat dan kerjasama yang baik, antara prajurit Pamtas bersama masyarakat, Karhutla berhasil kami padamkan meski peralatan terbatas," kata Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam, Kapten Infanteri Fadliansyah, dalam keterangan tertulis diterima merdeka.com, Senin (4/3) malam.
Fadliansyah meminta masyarakat, tidak lagi membakar lahan dengan cara membakar hutan. "Apalagi, musim kemarau seperti sekarang ini. Tentunya, kondisi ini akan lebih cepat memicu api menjadi lebih besar, hingga sulit dikendalikan," ujar Fadliansyah.
Masih diterangkan Fadliansyah, Satgas Pamtas RI-Malaysia, telah berkoordinasi bersama Manggala Agni Nunukan, guna menangani permasalahan Karhutla.
"Sebagai satgas Pamtas, selain melaksanakan tugas pokok menjaga perbatasan NKRI, juga harus membantu warga perbatasan dalam mengatasi kesulitan, salah satunya memadamkan Karhutla seperti ini," demikian Fadliansyah.
Baca juga:
Kebakaran Hutan di Meranti, Petugas Kesulitan Cari Air untuk Padamkan Api
4 Isu 'Top Secret' Yang Dibeberkan Jokowi ke Publik
Polisi Selidiki Pemilik dan Terduga Pelaku Pembakaran 2 Hektare Lahan di Pekanbaru
Dua Hektare Lahan di Pekanbaru Diduga Dibakar, Polisi Kejar Pelaku
Upaya Padamkan Kebakaran Hutan, 1,8 Ton Garam Disemai di Langit Riau
Penyerapan Anggaran Pembasahan Gambut di Sumsel Tak Optimal