Bersama pacar, pemilik kos curi laptop penghuni
"Saya tidak mau pisah sama pacar saya, saya mau ikut. Dia tidak seperti mantan suami saya."
Kesal terhadap penghuni kos yang menguasai rumahnya, Yunita Ari Ristianti (18), warga Jalan Ikan Dorang, Surabaya, Jawa Timur dan kekasihnya nekat menggasak dua unit laptop milik Dwi Hariyanti Nulak (19). Sepasang kekasih itu pun terpaksa ditangkap pihak Polsek Krembangan, Surabaya, Rabu (6/2).
Lantaran tidak memiliki tahanan perempuan, oleh pihak Polsek Krembangan, janda satu anak yang masih berusia dua tahun itu pun, dititipkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Menurut pengakuan tersangka, dia mencuri bersama kekasihnya, Agus Supriyanto (16), warga Demak Jaya, Surabaya, karena kesal dengan Dwi Hariyanti Nulak yang kos di rumahnya.
"Saya kesal. Masak saya yang punya kamar, yang juga punya rumah malah kalah sama dia (korban) yang cuma kos di rumah saya. Mau ngambil pakaian di lemari saja, saya harus minta izin dia," keluh tersangka pada penyidik.
Karena kesal itulah, tersangka yang pernah menikah dan punya satu anak ini, mengajak kekasihnya yang dua tahun lebih muda itu, untuk mengambil barang milik korban. Korban kemudian melaporkan kedua tersangka ke polisi. Tak lama, polisi menangkap kedua tersangka saat keduanya berada di sekitar Jalan Kalianak, Surabaya.
"Tujuan saya mencuri cuma sekadar memberikan pelajar saja, agar dia mau menempati kamar kos dia, bukan menguasai kamar pribadi saya. Dia kan sering memakai fasilitas dan menempati kamar saya, jika saya sedang tidak di rumah," ujar mantan sales aksesoris ponsel ini pada penyidik.
Kedua tersangka oleh pihak Polsek Krembangan dibawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Saat si tersangka laki-laki akan dibawa kembali ke tahanan Mapolsek Krembangan, suasana haru tiba-tiba menjadi pemandangan menarik di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Beberapa anggota sempat tertegun dan kedua matanya tertuju ke arah sepasang kekasih tersebut.
Yunita tiba-tiba menangis dan mengatakan tidak mau berpisah dengan kekasihnya di sel tahanan.
"Saya tidak mau pisah sama pacar saya, saya mau ikut. Dia tidak seperti mantan suami saya yang suka main tangan, dia selalu menyayangi saya," teriak Yunita sembari menangis tersedu-sedu.
Sementara Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Lily Djafar mengatakan, pelimpahan tahanan perempuan ini karena Polsek Krembangan tidak memiliki fasilitas tahanan perempuan.
"Mereka dipisahkan di tahanan yang berbeda karena di sana (Polsek Krembangan) tidak ada tahanan khusus perempuan, jadi dititipkan di Polres Pelabuhan. Kalau ada ya pastinya ditaruh di sana juga," tandas Lily.(mdk/ren)