Polisi dalami dugaan geng motor adalah aparat TNI
Belum ada keterangan apakah penyerangan segerombolan pria berambut cepak terkait tewasnya Kelasi Arifin, anggota TNI AL.
Segerombolan orang bermotor melakukan penyerangan di beberapa titik di Ibu kota. Pelaku dalam aksinya menggunakan pita kuning sebagai penanda.
Bahkan beberapa saksi mata menyebut para pelaku banyak yang berambut cepak karena tidak menggunakan helm saat aksi penyerangan.
"Sedang kita dalami ke sana (keterlibatan aparat)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada merdeka.com, Jumat (13/4).
Para pelaku pengrusakan diketahui beraksi nekat. Bahkan ratusan pelaku juga berani menyatroni Polsek Tanjung Priok.
"Dari keterangan beberapa saksi, pelaku yang tidak menggunakan menggunakan helm berambut cepak. Mereka juga menggunakan pita kuning," terang Rikwanto.
Kelasi Arifin, Anggota Pangkalan Armada Maritim RI wilayah Barat (Pangarmabar) TNI Angkatan Laut tewas dibunuh kelompok geng motor pada 31 Maret lalu. Belum ada keterangan apakah penyerangan segerombolan pria berambut cepak yang mengenakan pita kuning itu terkait tewasnya Kelasi Arifin.(mdk/hhw)