Berpayung hitam, Sandiaga penuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus penggelapan tanah. Sambil memegang payung, Sandiaga turun dari mobil dinas Toyota Innova hitamnya sekitar pukul 12.20 WIB, Kamis (18/1).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus penggelapan tanah. Sambil memegang payung, Sandiaga turun dari mobil dinas Toyota Innova hitamnya sekitar pukul 12.20 WIB, Kamis (18/1).
Dengan setelan kemeja merah muda lengan panjang, Sandiaga bergegas masuk ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro. Politikus Gerindra itu enggan berkomentar terkait pemeriksaannya.
"Nanti ya setelah ini (pemeriksaan), setelah ini," singkat Sandi seraya berlalu menaiki anak tangga di lokasi, Jakarta Selatan, Kamis (18/1).
Hari ini Sandiaga dipanggil sebagai saksi terkait kasus jual beli tanah, yang menjerat rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi. Pemanggilan kedua ini masih terkait dengan keterangan tersangka Andreas. Nama Sandiaga muncul sebagai pemegang saham PT Japirex yang memerintahkan memasukkan pembelian tanah ke akun Andreas. Hal itu pun dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
"Penyidik Polda Metro Jaya Krimum mengagendakan Pak Sandiaga Uno Wakil Gubernur DKI sebagai saksi dalam kasus penggelapan dan perasaan penipuan yang dilaporkan oleh Ibu Fransiska yang salah satu tersangkanya pak Andreas Tjahjadi yang sudah kita lakukan penahanan dan berkas sudah kita kirim ke Kejaksaan," ucap Argo dilokasi yang sama.
Baca juga:
Polda Metro Jaya pastikan Sandiaga penuhi panggilan kasus penggelapan lahan
Terbelit kasus penggelapan tanah, Sandi klaim taat hukum saat jadi pengusaha
Dipanggil Polda Metro soal kasus penggelapan tanah, Sandiaga minta ditunda
Sandiaga mengaku belum terima surat panggilan Polda Metro Jaya
Sandiaga enggan tanggapi kasus penggelapan tanah di Polda Metro