LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Berlebihan kalau pemutaran film G30S/PKI digoreng jadi isu politik

Berlebihan kalau pemutaran film G30S/PKI digoreng jadi isu politik. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko angkat bicara terkait polemik kewajiban prajurit TNI menonton film 'Pengkhianatan G30S/PKI'. Menurutnya, instruksi tersebut harus dilihat konteksnya.

2017-09-28 08:28:38
Moeldoko
Advertisement

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko angkat bicara terkait polemik kewajiban prajurit TNI menonton film 'Pengkhianatan G30S/PKI'. Menurutnya, instruksi tersebut harus dilihat konteksnya.

"Lihat konteksnya saja. Kalau konteksnya adalah pendidikan, itu tidak apa-apa. Tapi kalau konteksnya digoreng jadi isu politik, itu yang berlebihan," kata Moeldoko.

Hal itu dikatakan Moeldoko yang juga Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) usai sosialisasi benih padi M400 di Desa Pontang, Ambulu, Jember, Rabu (27/9), disampaikan melalui rilis. Acara dihadiri ratusan petani di kabupaten tersebut.

Ditanya wartawan apakah ideologi komunis muncul lagi sekarang ini, Moeldoko mengatakan, hal tersebut bukan hanya perlu analisa, tetapi perkembangannya harus termonitor dari waktu ke waktu.

"Saya sudah keluar dari TNI, secara intelijen itu yang memiliki (monitoring intelijen) hanya organisasi tadi, baik dari BIN dari TNI, maupun dari yang lain-lain. Dialah yang bisa menjawab semuanya," ujar peraih Adhi Makayasa Akabri 1981 ini.

"Kalau saya sulit mengatakan ini. Orang-orang yang menguasai intelijen itulah yang perlu ditanya seperti apa perkembangan saat ini," kata Moeldoko.

Lebih dari itu, Moeldoko mengajak semua elemen bangsa untuk tetap selalu waspada.

"Jadi, jawabannya satu, kita menjadi bangsa harus menjaga kewaspadaan nasional, sehingga paham (seekstrim) apapun tidak sempat tumbuh seperti saat ini," ujarnya.

Baca juga:
Da'i Bachtiar harap masyarakat tak terpancing usai nonton film G30S/PKI
Demi keadilan, film Jagal dan Senyap harus pula 'wajib' ditonton
Hanura sebut politisasi isu PKI seperti mengoles sambal di atas luka
Saat Tommy Soeharto & Fadli Zon kompak puja puji film G30S/PKI
Fadli Zon sebut pembuatan ulang film G30S/PKI jangan untuk membelokkan sejarah

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.