LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Berkostum Bima, Kopral Bagyo Berlari sambil Bagikan Masker

Dalam membagikan masker, pria kelahiran Banyuwangi 14 Desember 1963 yang pernah bertugas di Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta ini Melakukannya dengan cara yang unik.

2020-09-16 17:15:05
Kopral Subagyo
Advertisement

Hari jadi Palang Merah Indonesia (PM) ke-75 di kota Solo, diperingati dengan berbagai macam kegiatan. Di antaranya sosialisasi bahaya virus Corona atau Covid-19 dan pembagian masker yang dilakukan sejumlah relawan dan karyawan. Kegiatan dipimpin oleh Kopral Kepala Cpm (Purn) Partika Subagyo Lelono atau lebih dikenal dengan 'Kopral Bagyo'.

Dalam membagikan masker, pria kelahiran Banyuwangi 14 Desember 1963 yang pernah bertugas di Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/4 Surakarta ini Melakukannya dengan cara yang unik. Bagyo bersama sejumlah relawan berkeliling Istana Mangkunegaran hingga 7,5 kali putaran. Mengenakan pakaian tokoh Bima dengan berbaris biru, Bagio juga memegang obor. Sesekali dia membagikan masker kepada warga yang dijumpainya dalam perjalanan.

"Aksi ini untuk memperingati hari jadi PMI yang ke-75 besok. Makanya kita keliling Mangkunegaran 7,5 kali putaran. Sebab kalo 75 kali waktunya tidak cukup," kata Kopral Bagyo kepada merdeka.com, Rabu (16/9).

Advertisement

Konsultan PMI kota Solo Titis Wahyu Ono menambahkan ulang tahun PMI secara nasional itu dipusatkan di Solo dan di Jakarta besok pagi. Rencananya ketua PMI pusat Jusuf Kalla apaan hadir dalam acara tersebut sekaligus meresmikan kampus Akbara. Namun karena kondisi Jakarta sedang diperlakukan PSBB, mantan wakil presiden tersebut hanya akan datang secara virtual. Sebagai gantinya akan hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kebetulan ini masa pandemi, aksi Pak Bagyo ini untuk memberikan penyadaran dan ajakan kepada masyarakat, bahwa saat ini makin lama Corona makin mengkhawatirkan. Sehingga pesannya kegiatan Pak Bagyo ini, mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Yakni dengan mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," jelasnya.

Sebelum kegiatan tersebut pada pagi harinya, aksi unik juga dilakukan oleh seorang kakek asal Bandung, bernama Agus Hadikarta Kuswara. Ia melakukan aksi naik sepeda (gowes) onthel dari Kota Bandung ke Solo, sejauh lebih dari 500 kilometer. Perjalanan sejauh itu ditempuh dalam waktu 6 hari. Aksi tersebut ia lakukan untuk menyambut hari jadi Palang Merah Indonesia (PMI) ke-75. Ia membawa pesan-pesan kemanusiaan yang juga di tempelkan di bagian depan sepeda.

Advertisement
(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.