Berkedok karaoke, sarang prostitusi di Sukabumi digerebek polisi
Warga resah dengan ulah penghuni karaoke tersebut karena selain sebagai tempat prostitusi juga beredar minuman keras.
Sarang prostitusi yang berkedok tempat karaoke digerebek polisi jajaran Polsek Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat. Penggerebekan itu lanjutan dari laporan warga yang resah karena tempat itu kerap terjadi transaksi prostitusi.
"Penggerebekan yang kami lakukan ini setelah adanya laporan dari warga di Kecamatan Cisaat yang merasa resah dengan adanya karaoke ilegal tersebut karena kerap terjadi transaksi prostitusi," kata Kapolsek Cisaat Kompol Sumarta Setiadi seperti dilansir Antara, Minggu (29/12).
Menurut Sumarta, karaoke yang berkedok warung remang-remang tersebut informasinya baru berjalan dalam beberapa hari ini. Warga resah dengan ulah penghuni karaoke tersebut karena selain sebagai tempat prostitusi juga beredar minuman keras. Selain itu, dengan adanya tempat karaoke itu dikhawatirkan bisa merusak akidah.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari hasil penggerebekan tersebut pihaknya berhasil menangkap empat perempuan pemandu lagu dan satu orang germo. Mereka yang terjaring kemudian dibawa ke Mapolsek Cisaat untuk dilakukan pendataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut.
"Karaoke ilegal yang berada di Kampung Pangkalan tersebut sama sekali tidak mempunyai izin dan keberadaannya di tempat yang strategis yakni di Jalan Lingkar Selatan," tambahnya.
Sumarta mengatakan operasi seperti ini akan terus dilakukan di wilayah hukumnya untuk memberantas penyakit masyarakat seperti prostitusi, peredaran minuman keras, perjudian, narkoba dan lain-lain. Wilayah Kecamatan Cisaat yang merupakan pintu masuk dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi kerap dijadikan tempat berkumpulnya warga.
Oleh sebab itu, kata Sumarta, untuk menekan angka kriminalitas di wilayahnya pihaknya secara rutin melakukan operasi atau razia, bahkan dengan adanya tempat karoke ilegal tersebut bisa berdampak pada kasus kriminal lainnya seperti peredaran narkoba dan lain-lain.
"Kami juga mengimbau warga, jika ada tempat mencurigakan di daerahnya agar segera melapor kepada kepolisian untuk ditindak lanjuti," kata mantan Kabag Ops Polres Sukabumi Kota ini.
Baca Juga:
Ceramah Kiai Khoiron sering buat para PSK terpingkal-pingkal
Berantas prostitusi, MUI Jawa Timur sebar dai muda
Gang Dolly ditutup 2014, warga prediksi kemiskinan meningkat
Wanita Indonesia lari dari sindikat pelacuran di Malaysia