LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Bergerak di bidang konstruksi, ini profil PT Brantas Abipraya

Bendungan Jatibarang di Semarang, reklamasi Pulau Nipah di Batam, Underpass Cibubur salh satu hasil proyek PT Brantas.

2016-04-01 13:52:10
Operasi Tangkap Tangan KPK
Advertisement

KPK menetapkan 2 petinggi PT Brantas Abipraya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Keduanya adalah Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya berinisial SWA dan Senior Manajer PT Brantas Abipraya berinisial DPA.

Kedua petinggi perusahaan BUMN itu diduga menyogok jaksa di Kejati DKI melalui seorang berinisial MRD yang berperan sebagai perantara atau makelar kasus. PT Brantas sendiri saat ini sedang tersandung kasus entertainment dan iklan yang kasusnya sedang ditangani Kejati DKI Jakarta.

Diduga MRD akan menjadi perantara antara petinggi PT Brantas Abipraya dengan pihak Kejati DKI. Selain 3 tersangka tersebut, KPK juga sudah memeriksa 2 orang petinggi Kejati DKI. Keduanya diperiksa sejak malam hingga pukul 05.00 WIB. Keduanya adalah Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tomo Sitepu.

Lalu bergerak di bidang apa sebenarnya PT Brantas Abipraya tersebut?

PT Brantas Abipraya yang berbentuk Perseroan bergerak di bidang jasa kontruksi industri. Dalam situsnya http://www.brantas-abipraya.co.id, perusahaan ini mengerjakan proyek bandara, jalan, bendungan, irigasi, jembatan hingga gedung bangunan.

Perusahaan ini didirikan pada 12 November 1980 dan 100 persen sahamnya dimiliki pemerintah Indonesia. Sebagai wakil dari pemerintah, pemilik sahamnya adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara selaku Perseroan, dengan Surat Keputusan No. KEP-92/MM-MBU/2004 tanggal 15 September 2004.

PT Brantas Abipraya merupakan hasil pemekaran dari Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Kali Brantas, yang lebih dikenal dengan sebutan Proyek Brantas. Gagasan pemekaran Proyek Brantas bermula dari pemikiran almarhum Ir Sutami (Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik pada waktu itu) dalam inspeksi kerja ke Proyek Brantas tahun 1970, tentang perlunya dipersiapkan suatu wadah untuk mengelola proyek-proyek yang akan segera selesai, seperti Proyek Karangkates dan Proyek Selorejo.

Selanjutnya bertitik tolak dari pemikiran tersebut, mulai dipikirkan perlunya badan otonom yang dapat melakukan kegiatan sampai ke luar wilayah Sungai Brantas, dalam bidang jasa konsultan maupun jasa kontraktor. Sampai akhir masa jabatan Ir. Sutami sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, gagasan ini belum terealisasikan.

Proyek Jembatan Dolago di Sulawesi Tengah, Bendungan Jatibarang di Semarang, reklamasi Pulau Nipah di Batam, Underpass Cibubur, Gedung PLN Pekanbaru adalah beberapa proyek mercusuar perusahaan ini. Saat ini Direktur Utama PT Brantas Abipraya adalah Bambang E Marsono.

Baca juga:
KPK tangani kasus PT BA, Kejagung tak ingin over lap
KPK bakal geledah Kejati DKI terkait kasus PT Brantas Abipraya
Kejati DKI: Kasus PT Brantas Abipraya limpahan dari Kejagung
Kejati DKI: Silakan orang coba suap, kita enggak mau

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.