Beredar Percakapan Diduga Kompol D dan Nur, Niat Rekayasa Kasus Kecelakaan Cianjur
Beredar rekaman percakapan diduga Kompol D dan istri sirinya, Nur guna membahas rekayasa kasus kecelakaan di Cianjur yang menewaskan, Selvi Amalia Nuraeni beberapa waktu lalu. Dalam percakapan itu, Kompol D meminta Nur untuk mengikuti kemauannya tentang kepemilikan mobil Audi, kendaraan penabrak Selvi.
Beredar rekaman percakapan diduga Kompol D dan istri sirinya, Nur guna membahas rekayasa kasus kecelakaan di Cianjur yang menewaskan, Selvi Amalia Nuraeni beberapa waktu lalu. Dalam percakapan itu, Kompol D meminta Nur untuk mengikuti kemauannya tentang kepemilikan mobil Audi, kendaraan penabrak Selvi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo tolak terlalu jauh mengomentari percakapan diduga Kompol D dan istri sirinya untuk merekayasa kasus. Menurut dia, percakapan tersebut tidak masuk dalam materi penyidikan.
"Tidak ada (masuk dalam penyidikan)," kata Ibrahim saat dikonfirmasi, Jumat (17/2).
Sebab, kasus tewasnya Selvi yang disidik Polres Cianjur terkait kecelakaan lalu lintas. Sebagaimana Sugeng Guruh Gautama Legiman selaku sopir Audi yang telah ditersangkakan sesuai pasal 310 ayat 4 jo pasal 312 UU RI nomor 22 tahun 2009.
Sehingga, Ibrahim menilai, rekaman percakapan Kompol D dengan Nur istri sirinya tidak termasuk dalam penyidikan kasus kecelakaan lalu lintas. Sehingga, tidak akan ada tindaklanjut oleh pihak kepolisian.
"Kita cuma fokus pada penyidikan laka lantas, dan hal tersebut tidak menjadi konsen penyidikan kasus laka lantas," ujarnya
Dalam percakapan itu, Kompol D sempat meminta Nur agar mengikuti skenario atas kepemilikan mobil Audi.
Isi Rekaman Percakapan
Berikut isi percakapan yang diduga antara Kompol D dengan Nur:
Kompol D: Gimana Sayang?
Nur: Aku gak mau ah kalau disetting-seting sama si John itu, udah tua
Kompol D: Enggak, enggak, enggak, enggak disetting sama dia
Nur: Enggak mau ah disetting-seting gitu
Kompol D: Iya iya, yaudah gak disetting sama dia, ketemu sama Arifin dulu ya
Nur: Enggak mau
Kompol D: Enggak disetting, enggak disetting, Astagfirullahaladzim
Nur: Aku takut bi, kalau disuruh kaya gitu
Kompol D: Iya iya, enggak usah disetting ya
Nur: Terus gimana?
Kompol D: Diakui sama ini saja, di aku punya siapa, si D saja
Nur: Siapa?
Kompol D: Makanya ntar ketemu Arifin dulu
Nur: Siapa? Aku pengen ngejelasin, kalau enggak aku enggak mau ketemu
Kompol D: Yaudah gini saja, itu kan harusnya punya si Jhon
Nur: Si John itu wayangnya?
Kompol D: Iya si John itu wayangnya
Nur: Enggak mau ah, nanti aku kebawa-bawa, aku takut ah
Kompol D: Justru enggak
Nur: Aku kan di situ penumpang doang, terus kamu cuma pinjemin
Kompol D: Betul, betul yang kamu cuma penumpang, si Jon juga pinjemin doang
Nur: Ya aku enggak mau ah, nanti diberitanya aku apa-apa sama si John. Aku gak kenal juga sama si john
Kompol D: Oh enggak, enggak cuma rekan doang. Enggak ada apa-apa. Yang aku mohon yang, nurut yang biar gak blunder. Kalo gak nurut kan nabrak-nabrak hasilnya
Nur: Tapi keluarga aku nyuruh aku apa adanya bi
Kompol D: Oh yaudah, yaudah kamu bilang aja itu punyaku. Bilang aja punya Kompol D gitu aja, gapapa aku... kita tidak juga gapapa, aku ikhlas…
(mdk/rnd)