Beredar kabar pergantian Menteri BUMN, ini tanggapan Istana
Istana juga membantah bila Arcandra Tahar akan diangkat kembali sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
Pihak Istana membantah beredarnya kabar pergantian kabinet dan pengangkatan kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Istana juga membantah bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengganti Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.
"Enggak bener," kata Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo kepada merdeka.com dalam pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (1/9).
Meski demikian, Johan membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Dwi Sucipto ke Istana Negara, Rabu (31/8) kemarin. Namun, bukan membahas persoalan pergantian menteri BUMN.
"Kemarin emang Direktur Utama Pertamina dipanggil Presiden cuma bukan soal itu," terangnya.
Ketika ditanya lebih lanjut terkait nama pengganti Arcandra Tahar, Johan mengaku belum mendapatkan informasi.
"Aku enggak tahu, belum dapat informasi," tandasnya.
Di tengah bergulirnya isu penunjukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) definitif pengganti Arcandra Tahar oleh Presiden Joko Widodo, muncul isu baru. Di mana, beredar kabar bahwa ada pergantian menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dwi Sucipto yang kini menjabat Direktur Utama Pertamina disebut menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN. Sementara Rini dikabarkan dipanggil Presiden Jokowi pada Rabu (30/8) sekitar pukul 10.30 WIB untuk diminta menduduki kursi Ketua Satgas Tax Amnesty (pengampunan pajak).
Tak hanya itu, Arcandra Tahar yang diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi pada Senin (15/8) malam lalu dikabarkan akan diangkat kembali menjadi Menteri ESDM.
Baca juga:
Politikus Golkar: Sebelum reshuffle Satya calon kuat menteri ESDM
PAN: Kabinet sekarang hebat, Jokowi piawai dan berani
Sri Mulyani puji Kementerian BUMN berkinerja baik sejak 2007
Rini bantah temui Jokowi bahas pengangkatan kembali Arcandra Tahar
DPR minta Kementerian BUMN segera tindaklanjuti temuan BPK