Berantas Premanisme, Polri Akan Perhatikan Kapasitas Rutan dan Lapas
Adapun terkait para pelaku pungli yang nantinya akan dibina, akan diserahkan kepada satuan kepolisian yang berwenang dalam menangani kasus tersebut.
Kepolisian sedang berupaya membersihkan praktik premanisme, khususnya pungutan liar atau pungli utamanya di kawasan pelabuhan. Meski demikian, kepolisian memastikan semangat membersihkan aksi premanisme ini tetap memperhatikan kondisi rutan dan lapas yang ada.
"Kita kan lihat peran masing-masing, simpul-simpul yang punya peran penting akan menjadi prioritas penyidik. Kalau ikut-ikutan ya lebih baik dibina," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Kamis (17/6).
Itu sebabnya, kata Agus, pihaknya berusaha menyelesaikan kasus-kasus premanisme yang ditemukan dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk terkait dampak di kemudian hari.
"Kapasitas ruang tahanan dan lapas lama overload. Kita harus melihat masalah secara holistik sehingga tidak timbul masalah baru," jelas dia.
Adapun terkait para pelaku pungli yang nantinya akan dibina, lanjut Agus, akan diserahkan kepada satuan kepolisian yang berwenang dalam menangani kasus tersebut.
"Diserahkan kepada inisiatif dari satuan yang menangani," jelas Agus.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Tampang Preman Pungli Sopir Truk Kontainer Tanjung Priok Saat Dibekuk
Polda Aceh Tindak Aksi Premanisme, 32 Terduga Pelaku Dibekuk
Kapolri Minta Para Kapolda Perangi Premanisme dan Pungli di Kawasan Pelabuhan
Delapan Tersangka Pungli Ditempatkan di Rutan Pelabuhan Tanjung Priok
10 Orang Terduga Preman Pasar Tanah Abang Diciduk Polisi