Bengkel sekaligus gudang ban dan oli di Malang terbakar
Tampak keluarga pemilik bengkel terlihat shock sambil menggendong kotak perhiasan yang berhasil diselamatkan.
Bengkel Abadi Motor, toko dan gudang aneka onderdil mobil di Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang ludes terbakar. Api dengan bau asap tajam terus menyala dari sejumlah sudut lokasi.
Api menyala bersumber dari bagian belakang bangunan yang selama ini difungsikan sebagai dapur. Tidak jauh dari dapur, dimanfaatkan untuk gudang ban dan oli.
Nyala api baru diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 03.00 WIB. Hingga pukul 08.30 WIB, petugas pemadam masih berusaha untuk menaklukkan si jago merah. Jalan Kertanegara Karangploso dibuat macet oleh warga yang sebagian ingin menyaksikan kejadian.
Maskuri (29), yang tinggal tidak jauh dari toko tersebut mengungkapkan, sehari-hari toko tersebut dihuni oleh pemiliknya. Sementara seluruh karyawannya selalu pulang.
Saat kejadian, Maskuri bersama warga setempat berusaha memberi pertolongan dengan mengeluarkan beberapa barang saja. Dapur, gudang dan lantai II sudah terlihat nyala api.
"Warga hanya bisa mengeluarkan tempat tidur dan perkakas rumah tangga yang ada di samping. Rumah itu memang dihuni oleh pemiliknya," kata Maskuri di TKP Jalan Kertanegara 56 Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Senin (8/8).
Selain rumah dua lantai berikit isinya, tiga mobil yang terparkir di garasi dekat dapur juga terbakar. Tiga mobil jenis Panther, Honda CRV, Kijang LGX turut terbakar.
Tampak keluarga pemilik bengkel terlihat shock sambil menggendong kotak perhiasan yang berhasil diselamatkan. Mereka bergerombol saling berpelukan di seberang jalan. Salah seorang pemilik yang histeris dibawa meninggalkan lokasi.
"Dibawa ke rumah sakit, biar tenang. Agar tidak melihat di sini terus," kata salah seorang putrinya.
Saksi Ibnu Umar (22) mengungkapkan, selama terbakar banyak ledakan terjadi dari dalam. Kemungkinan bersumber dari oli dan tinner yang terbakar.
"Ledakan terus menerus, sampai pagi. Mungkin karena oli dan tinner ya," katanya.
Ferry Yudi (48), Ketua RT 04/ RW 01 mengungkapkan, selain berfungsi sebagai tempat tinggal juga menjadi gudang. Pemiliknya tinggal bersebelahan dengan gudang.
"Pukul 03.00 WIB, sudah berusaha telepon ke PMK Batu, tetapi memang bukan wilayahnya. Kemudian berkoordinasi dengan Polsek Karangploso," katanya.
Saat petugas pemadam datang, api sudah besar dan sulit dikendalikan. Terjadi ledakan terus menerus dari dalam. Mobil PMK pun awalnya hanya dua unit, baru kemudian berdatangan, termasuk dari Pemkot Batu.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun diduga kerugian hingga puluhan miliar rupiah.