LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Belum ada keluarga ambil jenazah pelaku bom Surabaya

Kalau dari pihak keluarga, kata Machfud, tidak mengambil dengan terpaksa akan dimakamkan di tempat pemakaman umum. Polda memberikan waktu tiga hari ke depan pada keluarga untuk segera mengambil jenazahnya.

2018-05-18 06:45:00
Bom Surabaya 2018
Advertisement

Belum satu pun jasad para pelaku aksi pengeboman gereja di Surabaya diambil oleh keluarganya. Begitu pun jasad para terduga teroris yang tewas dalam penindakan Densus 88 Antiteror di Sidoarjo.

Total yang tersimpan di frezer kontainer Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, sebanyak 13 jenazah. Hingga Kamis (17/5) malam, jumlah jasad masih tetap utuh dan menunggu kedatangan para kerabat.

Semula, Kamis (17/5) petang, dijadwalkan dilakukan penyerahan kepada salah seorang kerabat pelaku. Namun mendadak dibatalkan dengan alasan yang tidak diketahui.

Advertisement

"Sangat terpaksa teman-teman, hari ini tidak ada penyerahan jenazah pelaku, karena alasan teknis dari pihak keluarga," kata Frans Barung Mangera, Kabid Humas Polda Jatim di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, Kamis (17/5).

Sementara Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin mengatakan, telah berusaha menghubungi para keluarga pelaku. Namun belum keseluruhan memberikan respon balik kepada kepolisian.

"Kita berusaha menghubungi keluarga, ada yang sudah oke termasuk aksi yang di Polrestabes. Sudah ada gambaran, keluarga sudah komunikasi untuk segera mengambil jasadnya," kata Machfud.

Advertisement

"Saya minta keluarga untuk mengambil jenazahnya. Sudah dibersihkan, dimandikan dan dikafani untuk segera dikebumikan. Sudah selesai semua," sambungnya.

Kalau dari pihak keluarga, kata Machfud, tidak mengambil dengan terpaksa akan dimakamkan di tempat pemakaman umum. Polda memberikan waktu tiga hari ke depan pada keluarga untuk segera mengambil jenazahnya.

"Kalau tidak dalam waktu tiga hari ini akan kita makamkan, ini sudah selesai penyidikan," tegasnya.

Diketahui, pelaku aksi bunuh diri di Gereja Surabaya masih memiliki orang tua atau kerabat lain, begitu pun jasad untuk kasus Rusunawa Sidoarjo. "Karena itu pihak keluarga ,kita harapkan segera mengambil kerabatnya yang jadi pelaku ini," tegasnya.

Baca juga:
Kunjungi korban ledakan bom, Gus Ipul: Kita tidak boleh kalah dengan teroris
Meski bulan puasa, aksi terorisme diyakini tak akan berhenti
Korban bom Surabaya, jenazah Bayu belum diserahkan ke keluarga
Kemensos terjunkan Tim LDP dampingi korban bom Surabaya dan Sidoarjo
Wali Kota Risma bersujud depan takmir Masjid, ada apa?

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.