LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Belasan Gelandangan dan 'Manusia Silver' Ditangkap di Tangerang Selatan usai Lebaran

Kepala Seksie Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Tangerang Selatan, Muchsin Alfachri menerangkan, 18 orang diamankan dalam razia yang dilakukan di sejumlah titik di Tangerang Selatan sampai siang ini.

2020-05-29 01:34:00
Razia PMKS
Advertisement

Belasan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), di Tangerang Selatan, diamankan Satuan Polisi Pamong Praja, Kamis (26/5). Manusia silver, gelandangan dan pengemis kembali ramai memadati kota Tangerang Selatan setelah Lebaran tahun 2020 ini.

Kepala Seksie Penyidikan Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Tangerang Selatan, Muchsin Alfachri menerangkan, 18 orang diamankan dalam razia yang dilakukan di sejumlah titik di Tangerang Selatan sampai siang ini.

"Jumlah 18 orang yang kami amankan. Terdiri dari 7 gelandangan dan pengemis dan 11 orang manusia silver," ucap dia.

Advertisement

Muksin menegaskan, selanjutnya seluruh PMKS yang terjaring dibawa ke rumah singgah milik Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, untuk dilakukan pembinaan.

"Kami bawa ke Dinsos. Di sana akan dibina selama 7 hari. Sanksi dan sebagainya oleh Dinsos," ucap Muksin.

Muksin menyebutkan razia PMKS ini, dilakukan di sejumlah wilayah di Kecamatan Ciputat Timur dan Ciputat.

Advertisement

"Kita ke Ciptim di wilayah Rempoa dan kecamatan Ciputat di Jombang. Sempat kejar-kejaran tadi, karena mereka kabur saat kami amankan di toilet," ucap dia.

Kepala Dinas Sosial Wahyunoto menegaskan, telah menerima pelimpahan PMKS dari Satpol PP Tangerang Selatan. Selanjutnya para PMKS ini, dilakukan pembinaan berupa bimbingan dan konseling.

"Kita data, didaftar, diberi peringatan dan membuat surat penyataan untuk menjadi sasaran program dan kegiatan pembinaan. Bentuknya bisa bimbingan, konseling dan lain-lain," ucap Wahyu.

Dijelaskan Wahyu, berdasarkan pengalamannya, tidak semua PMKS adalah warga asal Tangsel, karena kebanyakan berasal dari luar Tangsel.

"Untuk yang warga Tangsel dikembalikan ke orang tua masing-masing dan warga dari luar Tangsel, kami koordinasi dengan Dinsos daerah masing-masing," kata dia.

Baca juga:
Dua PMKS di GOR Ciracas Meninggal Dunia
50 PMKS Terjaring Razia Dibawa ke GOR Cengkareng Jakbar
Menengok Aktivitas Tunawisma di GOR Ciracas
PMKS di Jakbar akan di Rapid Test, Positif ke Wisma Atlet-Negatif ke GOR Cengkareng
Ini Pasal-Pasal Karet dan Paling Disorot di RUU KUHP
Jelang Lebaran, Dinsos Jaksel Waspadai Manusia Gerobak dan Pengemis

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.