Bekas sekretaris Akil dicecar soal sengketa Pilkada Lebak
"Sama kayak kemarin Mas. Saya cuma ditanyain kasus Lebak saja," kata Yuanna.
Yuanna Sisilia, bekas sekretaris mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar , menyelesaikan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Perempuan yang mengenakan setelan putih-hitam dan jilbab motif bunga itu mengaku dicecar oleh penyidik KPK soal dugaan suap sengketa pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebak, Banten.
Yuanna merampungkan pemeriksaan pukul 14.55 WIB, Rabu (26/2). Dia nampak ditemani oleh sejawatnya. Tetapi, dia enggan mengumbar materi pemeriksaannya hari ini. Dia mengaku diberondong 20 pertanyaan oleh penyidik.
"Sama kayak kemarin Mas. Saya cuma ditanyain kasus Lebak saja," kata Yuanna kepada para pewarta di Gedung KPK , Jakarta.
Yuanna mengaku tidak tahu soal pertemuan antara Akil dan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah , di Singapura pada 2013 lalu. Dia juga tidak tahu soal sengketa pilkada Palangkaraya dan keterlibatan advokat Susi Tur Andayani dan pengusaha Tubagus Chaeri Wardana Chasan alias Wawan dalam kasus Lebak.
Baca juga:
Jaksa ungkap kedekatan Susi Tur Andayani dan Akil Mochtar
Sakit maag dan vertigo, Wawan batal jalani sidang perdana
Didakwa jadi perantara suap Akil, Susi Tur Andayani keberatan
Mahfud MD tuding Akil Mochtar jual putusan 17 pilkada
Cara Akil raup duit suap