LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Begini Perilaku Haris Sebelum dan Sesudah Bunuh Satu Keluarga di Bekasi

Tim Resmob Polda Metro Jaya terpaksa mendobrak kembali pintu kos Haris Simamora di Kampung Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pasalnya, kunci tersebut dibawa temannya bernama Syaiful dan Dimas.

2018-11-21 21:02:00
Pembunuhan di Bekasi
Advertisement

Tim Resmob Polda Metro Jaya terpaksa mendobrak kembali pintu kos Haris Simamora di Kampung Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Pasalnya, kunci tersebut dibawa temannya bernama Syaiful dan Dimas.

Pendobrakan pintu ini telah minta izin oleh pemilik kos bernama ibu Ani. Bahkan pendobrakan juga dilakukan dihadapi pemilik kos.

"Lokasi kedua ini ada 10 adegan reka ulang diperagakan oleh pelaku. Adegan yang diperagakan mulai dari adegan 34 A, 34 B sampai 40, 44, 46 dan adegan ke 53. Di mana dimulai dari pelaku parkirkan mobil, ngambil uang sebesar Rp 2 juta dan handphone 4 buah, dan ke kosan temannya," kata Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Malvino di lokasi, Rabu (21/11).

Advertisement

Dalam rekonstruksi itu, pelaku sempat bertanya pada temannya perihal keberadaan klinik terdekat. Namun, korban terlebih dahulu membersihkan diri untuk mandi. Sementara itu, Ani mengaku kalau pelaku bukan yang sewa kosan.

"Numpang sama temannya, paling (Haris datang) seminggu dua kali lalu pergi lagi," kata Ani.

Saat ditanya bagaimana perilaku pelaku selama ini, menurutnya, pembunuh sadis ini orangnya pendiam. "Orangnya pendiam banget, datang sebentar terus pergi lagi. Ya sudah sekitar dua bulanan terlihat bolak-balik," ujar Ani.

Advertisement

Sementara itu pantauan merdeka.com, warga tak menyangka kalau pelaku melakukan pembunuhan satu keluarga itu sering menginap di indekos tersebut. Warga pun mendokumentasikan rekontruksi ini dengan telepon genggam.

"Oh itu ya pelakunya, kan suka beli kopi di warung itu," ujar seorang warga.

Sementara itu, seorang tukang ojek bernama Amprung mengaku dibayar tersangka Haris Simamora alias HS seberapa Rp 20.000 untuk mengantarkan ke klinik. Amprung mengaku tak tahu kalau HS merupakan pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Jalan Bojong Nangka II, RT 002 RW 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

"Saya nggak tahu mas. Dia minta diantarkan ke klinik. Dibayar Rp 20.000," ujarnya di Kampung Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/11).

Saat diantar, Amprung melihat tangan HS yang penuh dengan perban. "Jadi nggak nanyain saya. Emang tangannya berdarah. Iya, tangannya dibabat handyplast," ujarnya.

"Jam 6 pagi (antar ke klinik). Jarinya doang yang luka, bajunya nggak apa-apa. Tapi dia nyantai aja. Iya nyantai aja," pungkasnya.

Baca juga:
Detik-Detik Haris Simamora Bunuh Satu Keluarga di Bekasi
Haris Simamora Cekik Dua Anak Daperum Selama 30 Detik
Antusias Warga Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Jalani Rekonstruksi, Begini Sadisnya Haris Simamora Eksekusi Satu Keluarga di Bekasi
Begini Aksi Sadis Haris Simamora Bunuh Satu Keluarga di Bekasi
Pembunuhan Daperum, Rekonstruksi Akan Dilakukan di Enam Lokasi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.