Begini Jejak Pelarian Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Sebelum Diciduk
Begini Jejak Pelarian Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Sebelum Diciduk. Adegan pertama adalah saat tersangka Haris Simamora alias HS turun dari motor yang mengantarkannya dari terminal. Setelah turun dari motor, dia menuju ke sebuah saung untuk beristirahat.
Jajaran Subdit Resmob Polda Metro Jaya telah selesai melakukan rekonstruksi pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan di Terminal Guntur, Garut, dan juga kaki Gunung Guntur, Jawa Barat. Dalam rekonstruksi ada empat adegan.
Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Ridwan Soplanit mengatakan, adegan pertama adalah saat tersangka Haris Simamora alias HS turun dari motor yang mengantarkannya dari terminal. Setelah turun dari motor, dia menuju ke sebuah saung untuk beristirahat.
"Tersangka lalu pergi ke warung pulsa di sekitar lokasi. Dia membeli pulsa ditemani oleh penjaga base camp, Bu Dewi dan Pak Anto," katanya di kaki Gunung Guntur, Jawa Barat, Kamis (22/11).
Setelah itu, HS kembali ke saung bersama para pendaki gunung. "Kaki Gunung Guntur ini merupakan titik terakhir proses rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi. Lalu adegan terakhir si tersangka dibawa ke Polda Metro Jaya," katanya.
"Total ada 62 adegan yang diperagakan oleh tersangka dalam rekonstruksi tersebut," pungkasnya.
Baca juga:
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Sempat Mengelak Ngaku Bernama Sandi
55 Adegan Dilakukan dalam Rekonstruksi Pembunuhan Satu keluarga di Bekasi
Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Terbongkar Berkat Temuan Mobil Korban
Jari HS Terluka Kena Linggis Saat Habisi Satu Keluarga di Bekasi
Sadis, Begini Cerita Haris Simamora Bunuh Dua Anak Daperum Nainggolan di Bekasi