LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Begini cara polisi tangkap Asma Dewi di Ampera versi kuasa hukum

Berdasarkan pengembangan kepolisian, Asma Dewi diduga pula pernah mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

2017-09-15 01:32:00
Asma Dewi
Advertisement

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Asma Dewi di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Jumat (8/9). Awalnya, polisi menangkap Asma Dewi karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu. Setelah didalami, Asma Dewi juga diduga terlibat dalam kasus Saracen.

Pada penangkapan itu, Kuasa Hukum Asma Dewi, Djuju Purwantoro menyebutkan, saat ditangkap polisi mematikan aliran listrik di kediamannya kakaknya di kawanan Ampera Raya, Jakarta Selatan.

"Pertama beberapa aparat lompati pagar, mereka ada sekitar 10 orang. Kemudian setelah lompat pagar sikring listrik mati hidupkan. Kemudian panggil ibu belum siap pakaian lengkap untuk segera keluar dan beliau nyatakan sekarang bersiap disuruh cepat," ceritanya di kawasan Tebet Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Lalu, kata Djuju, pengurus RW dipanggil untuk menyaksikan penangkapan itu. Tetapi, diminta untuk tak mendekatkan.

"Kemudian pengurus RW ibu ibu, datang untuk mengetahui apa yang terjadi. Tapi di minta menjauh lokasi," katanya.

Sebelumnya, mantan Wakil Bendahara Presidium Alumni 212 Asma Dewi ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Jumat (8/9). Dia ditangkap atas dugaan mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu.

Berdasarkan pengembangan kepolisian, Asma Dewi diduga pula pernah mentransfer uang sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

Usai ditangkap polisi, beredar poster dengan tulisan 'Ayo, Alumni 212 bantu, besuk dan bela Asma Dewi'. Dalam poster tersebut, memuat foto Asma Dewi dan Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Ma'arif. Saat dikonfirmasi merdeka.com, Slamet membenarkan bahwa alumni 212 akan memberikan dukungan terhadap Asma Dewi.

"Ya kan beliau ditahan, kita beri dukungan, beri support untuk beliau. Ya, minimal kan besuk dia. Apalagi ini musibah minimal bantu doa," kata Slamet kepada merdeka.com, Selasa (12/9).

Baca juga:
Ini postingan Asma Dewi yang disebut polisi sebagai ujaran kebencian
Dari website Saracen, Asma Dewi masuk struktur organisasi
Begini cara polisi tangkap Asma Dewi di Ampera versi kuasa hukum
Asma Dewi banyak posting ujaran kebencian saat Pilkada DKI
Mencari bukti keterlibatan Asma Dewi dalam kelompok Saracen

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.